Penjualan Mobil Januari 2026 Tumbuh 7 Persen, BYD Salip Honda dan Suzuki
Suara Kalbar – Industri otomotif Indonesia mengawali tahun 2026 dengan catatan positif. Berdasarkan data terbaru dari Gaikindo, Kamis (12/2/2026), total penjualan mobil secara wholesales di pasar domestik pada Januari 2026 mencapai 66.446 unit.
Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 7,03% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (Januari 2025) yang mencatatkan 62.084 unit. Kejutan terbesar dalam pembukaan tahun ini adalah performa luar biasa dari brand asal Tiongkok, BYD (termasuk Denza).
Di saat beberapa pemain besar mengalami stagnasi, BYD berhasil mengirimkan 5.271 unit ke diler pada Januari 2026.Pencapaian ini sangat kontras jika dibandingkan dengan Januari 2025, di mana saat itu BYD baru mencatatkan penjualan sebesar 1.139 unit.
Dengan kenaikan lebih dari 362%, BYD kini resmi menyalip volume penjualan pemain lama seperti Honda (4.016 unit) dan Suzuki (2.783 unit) untuk periode bulan yang sama. Sementara Grup Astra masih memimpin pasar dengan total penjualan 34.867 unit melalui merek Toyota, Lexus, Daihatsu, Isuzu, dan UD Trucks.
Meskipun secara volume naik tipis dari tahun lalu (34.531 unit), pangsa pasar (market share) Astra mengalami penurunan menjadi 52%, turun dari posisi Januari 2025 yang sempat menyentuh 56%.
Di tengah tumbuhnya pasar secara total, segmen mobil murah atau Low Cost Green Car (LCGC) justru menunjukkan tren pelemahan. Total penjualan LCGC di Indonesia pada Januari 2026 tercatat sebanyak 10.694 unit, turun signifikan sekitar 22% dibandingkan Januari 2025 yang mencapai 13.782 unit.Penurunan ini mengindikasikan adanya pergeseran preferensi konsumen atau pengaruh masuknya unit-unit kendaraan listrik (EV) dengan harga yang semakin kompetitif, yang mulai mengikis pasar mobil konvensional di kelas entry-level.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






