Manasik Haji Nasional 1447 H/2026 M Resmi Dibuka, Mempawah Ikuti Secara Daring
Mempawah (Suara Kalbar) – Pelaksanaan manasik haji secara nasional bagi Calon Jamaah Haji (CJH) tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi resmi dibuka oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan pembukaan manasik haji digelar secara daring dan luring. Untuk jamaah haji DKI Jakarta, kegiatan dipusatkan di Asrama Haji Pondok Gede. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak serta Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wahid.
Manasik haji secara daring melalui aplikasi Zoom diikuti oleh seluruh calon jamaah haji tahun 2026 di kabupaten dan kota se-Indonesia dengan jumlah peserta mencapai 200.000 jamaah.
Di Kabupaten Mempawah, calon jamaah haji mengikuti pembukaan manasik secara khidmat di Aula PLHUT Kantor Kementerian Haji dan Umrah. Sebanyak 12 orang calon jamaah hadir, terdiri dari 7 perempuan dan 5 laki-laki.
Dalam paparannya, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan motto Pelayanan Haji Tahun 2026 yakni “Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan.”
Ia menegaskan bahwa pemerintah memberikan perhatian khusus kepada jamaah kategori lansia, disabilitas, serta jamaah haji perempuan. Bahkan, lebih dari 30 persen petugas haji tahun ini merupakan perempuan sebagai bentuk komitmen pelayanan yang inklusif dan responsif.
Selain itu, Menteri Haji dan Umrah juga memaparkan sejumlah program strategis Kementerian Haji dan Umrah, di antaranya penurunan biaya haji dibandingkan tahun sebelumnya, pengelolaan waiting list atau masa tunggu yang mengedepankan prinsip keadilan, peningkatan ekspor produk Indonesia untuk kebutuhan jamaah di Arab Saudi—terutama kebutuhan konsumsi—serta pengembangan Kampung Haji guna menghadirkan pelayanan jamaah yang terintegrasi.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Mempawah, Mulyadi, menjelaskan bahwa kegiatan manasik haji tingkat kabupaten dan kecamatan se-Kabupaten Mempawah akan dilaksanakan setelah Idul Fitri. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di Kantor Bupati Mempawah pada April 2026.
Ia juga mengungkapkan estimasi jadwal keberangkatan jamaah haji asal Mempawah. Pada 8 Mei 2026, jamaah dijadwalkan masuk Asrama Haji Pontianak. Selanjutnya, pada 9 Mei berangkat menuju Embarkasi Batam dan pada 10 Mei terbang ke Jeddah, Arab Saudi.
“Jamaah Mempawah masuk gelombang kedua keberangkatan, sehingga setibanya di Arab Saudi langsung menuju Mekkah untuk menunggu puncak ibadah haji, yakni Wukuf di Padang Arafah yang diperkirakan jatuh pada 17 Mei 2026,” jelas Mulyadi.
Ia berharap dengan pelaksanaan manasik haji ini seluruh calon jamaah haji dapat memahami tata cara dan rangkaian ibadah haji secara menyeluruh sehingga mampu melaksanakan ibadah dengan lancar, aman, dan khusyuk.
Jamaah haji Mempawah tergabung dalam Kloter 18 BTH yang terdiri dari 84 jamaah asal Provinsi Kalimantan Barat dan 272 jamaah asal Provinsi Riau.
Penulis: Distra
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






