SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Kubu Raya Pak Udin, Pekerja Tuli Muslim di Vihara Sungai Kakap, Potret Toleransi Jelang Imlek

Pak Udin, Pekerja Tuli Muslim di Vihara Sungai Kakap, Potret Toleransi Jelang Imlek

Pak Udin salah seorang pekerja di muslim Vihara Tri Dharma Hian Tian Siang Tie di Desa Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya tengah sibuk menyusun hio untuk persiapan jelang Imlek 2026. SUARAKALBAR.CO.ID/Meriy

Kubu Raya (Suara Kalbar) – Jelang Imlek 2026, para perkerja di Vihara Tri Dharma Hian Tian Siang Tie di Desa Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya tampak sibuk mempersiakan berbagai perlengkapan Imlek mulai dari gotong royong membersihkan vihara, membuat lampion raksasa hingga menyiapkan Hio untuk umat beribadah.

Salah satu dari sekian pekerja di Vihara Tri Dharma Hian Tian Siang Tie adalah Pak Udin seorang Tuli yang tampak sibuk memyiapkan Hio, Pak Udin merupakan seorang muslim yang ikut membantu berbagai pekerjaan di Viharap tepi Sungai Kakap tersebut.

Wakil Ketua Vihara Tri Dharma Hian Tian Siang Tie, Agusvedi menyampaikan bahwa Udin merupakan seorang tuli yang awalnya berkerja di pasar.

“Dia itu dulu awalnya berkerja di pasar, lalu entah mungkin karena faktor usia atau apa dia sering datang kesini bantu-bantu, lama-lama ya jadi kerja disini, dan kita gaji juga,” ujarnya saat diwawancarai pada Rabu (04/02/2026).

Ia juga menyampaikan bahwa perkerja atau pengurus di vihara ini kerapkali mendapatkan bantuan dari umat yang datang.

“Umat yang datang sembayang biasanya selalu ada yang kasi mereka bantuan berupa uang, mungkin untuk jajan atau apa gitukan,” tambahnya.

Agusvedi menuturkan bahwa sebelumnya juga pernah ada seorang penyandang tuli yang bekerja di vihara tersebut, namun yang bersangkutan telah meninggal dunia.

Agus mengaku meskipun Udin seorang muslim Vihara Tri Dharma Hian Tian Siang Tie tidak menganggap hal itu sebagai permasalahan, menurutnya siapa saja bisa datang dan berkerja disini selama ia mau.

“Kami semuanya sama saja sih mau agama apaun, biasanya kalau pas event Imlek kan, kalau dekorasi kita bagus, silahkan saja orang apa saja kalau mau datang foto-foto kita tidak masalah,” jelasnya.

Ia menuturkan bahwa semua masyarakat di daerah Vihara saling mendukung dan saling menjaga toleransi satu sama lain, tanpa mempermasalahkan perbedaan agama ataupun ras.

“Disini masyarakatnya saling medukung, jadi nanti kalau Imlek mau siapapun yang datang tidak ada larangan, siapapun boleh datang,” pungkasnya.

Vihara Tri Dharma Hian Tian Siang Tie menjadi ruang tumbuhnya toleransi, di mana setiap orang saling menghargai tanpa melihat keterbatasan, perbedaan suku, agama, maupun ras, serta hidup berdampingan dalam harmoni.

Penulis: Meriyanti

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan