SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sambas Naik 21 Poin, Indeks Satu Data Indonesia Sambas Tembus Predikat Baik

Naik 21 Poin, Indeks Satu Data Indonesia Sambas Tembus Predikat Baik

Indeks Satu Data Indonesia Kabupaten Sambas meningkat signifikan pada 2025, menandai penguatan tata kelola data daerah. SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa

Sambas (Suara Kalbar) – ndeks Satu Data Indonesia (SDI) Kabupaten Sambas melonjak signifikan pada 2025, menandai kemajuan pesat tata kelola data daerah. Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian PPN/Bappenas, nilai Indeks Satu Data Indonesia (SDI) Kabupaten Sambas mengalami lonjakan signifikan dari 52,43 dengan predikat Cukup pada 2024, menjadi 73,56 dengan predikat Baik pada tahun 2025.

Bupati Sambas, Satono, menyampaikan bahwa kenaikan sebesar 21,13 poin tersebut mencerminkan keseriusan dan komitmen kuat Pemkab Sambas dalam menerapkan prinsip-prinsip Satu Data Indonesia secara berkelanjutan dalam tata kelola pemerintahan daerah.

Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah yang terus berupaya memperbaiki kualitas data.

Ia menegaskan, data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi fondasi utama dalam perencanaan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran.

“Peningkatan Indeks SDI ini adalah buah dari kerja sama seluruh perangkat daerah. Data yang valid dan terkelola dengan baik sangat menentukan keberhasilan perencanaan pembangunan,” ujar Satono, Rabu (21/1/2026).

Ia menjelaskan, peningkatan paling signifikan terjadi pada Domain Penyelenggaraan Satu Data Indonesia. Pada tahun 2024, domain ini hanya mencatat nilai 18,72, namun pada 2025 melonjak drastis menjadi 68,07.

Lebih lanjut, Bupati Satono menunjukkan bahwa Forum Satu Data Indonesia Kabupaten Sambas kini telah berjalan lebih efektif. Koordinasi antara Pembina Data Statistik dari Badan Pusat Statistik (BPS), Koordinator Forum Data Bapperida, serta Walidata Daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dinilai semakin solid dan terarah.

Selain itu, keberhasilan tersebut juga ditopang oleh peningkatan maksimal pada Aspek Pengumpulan Data yang melonjak dari nilai 0,00 menjadi 100,00. Aspek Penyebarluasan Data pun mengalami peningkatan signifikan, dari 35,00 menjadi 90,00.

Dengan capaian tersebut, Kabupaten Sambas semakin memperkuat posisinya dalam mendukung perencanaan pembangunan berbasis data. Meski telah meraih predikat Baik, Pemkab Sambas menegaskan akan terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas ke depan.

“Ke depan, manajemen data akan terus kami perkuat, termasuk penerapan standar data statistik dan geospasial, agar kualitas Satu Data di Kabupaten Sambas semakin optimal,” tutupnya.

Penulis: Serawati

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play