Pemkab Bengkayang Pastikan Program MBG Berkualitas
Bengkayang (Suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten Bengkayang memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah tersebut berjalan sesuai standar kualitas yang ditetapkan pemerintah pusat, baik dari aspek gizi, kebersihan, maupun ketepatan sasaran penerima manfaat.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono saat melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Program MBG di SD Negeri 04 Bengkayang dan SMP Amkur Bengkayang bersama Ibunda Guru Kabupaten Bengkayang sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Bengkayang, Anita Sebastianus Darwis, Selasa (13/1).
“Peninjauan ini merupakan bagian dari kegiatan monitoring dan inspeksi lapangan untuk memastikan keberlangsungan serta mutu pelaksanaan Program MBG di satuan pendidikan, sebagaimana diamanatkan dalam Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Operasional Program MBG Tahun 2026,” Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono.
Heru mengatakan, monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh ketentuan operasional MBG dijalankan sesuai pedoman, mulai dari standar gizi, kebersihan, hingga mekanisme distribusi makanan.
Ia menyebutkan, saat ini telah terdapat 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi dan melayani sekitar 21 ribu siswa di Kabupaten Bengkayang.
“Disdik berharap pada 2026 seluruh sekolah di Bengkayang dapat memperoleh manfaat Program MBG,” ujarnya.
Heru menambahkan, Pemkab Bengkayang juga menargetkan penguatan layanan MBG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Terdapat 21 lokasi daerah 3T yang direncanakan memiliki dapur umum untuk melayani siswa, ibu hamil, dan anak balita.
“Target 2026 daerah 3T bisa terjangkau seluruhnya, sehingga penerima manfaat semakin banyak dan program ini juga memberi dampak ekonomi positif bagi masyarakat serta perekonomian daerah,” kata Heru.
Melalui monitoring berkelanjutan tersebut, dia berharap program MBG dapat berjalan tepat sasaran, berkelanjutan, dan berkualitas, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesehatan dan prestasi belajar peserta didik.
Dia juga menegaskan komitmennya mendukung program strategis nasional di bidang pendidikan dan kesehatan demi terwujudnya generasi Bengkayang yang unggul dan berdaya saing.
Sementara itu, Ibunda Guru yang juga ketua PKK kabupaten Bengkayang, Anita menegaskan program MBG memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Menurut dia, pemenuhan gizi yang baik akan berdampak langsung pada kesiapan belajar, konsentrasi, dan prestasi peserta didik.
“Program Makan Bergizi Gratis ini bukan hanya tentang pemenuhan gizi anak, tetapi juga investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia. Anak-anak yang sehat dan tercukupi gizinya akan lebih fokus belajar dan berprestasi,” katanya.
Sumber: ANTARA
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






