SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Nasional Menhan RI Dijamu Turki, Sjafrie Terima Helm Pilot Jet Tempur Siluman KAAN

Menhan RI Dijamu Turki, Sjafrie Terima Helm Pilot Jet Tempur Siluman KAAN

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Menteri Pertahanan Turki Ya?ar Güler. (Kemenhan/Kemenhan)

Suara Kalbar – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan ke fasilitas industri pertahanan ASELSAN di Ankara, Turki, akhir pekan kemarin. Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda Forum Dialog 2+2 yang mempertemukan Menteri Pertahanan dan Menteri Luar Negeri Indonesia–Turki untuk membahas isu strategis pertahanan dan diplomasi.

Didampingi Menteri Pertahanan Turki Yaşar Güler, Sjafrie meninjau langsung sejumlah produk unggulan ASELSAN, mulai dari sistem pertahanan udara (hanud), radar, hingga purwarupa pesawat tempur siluman generasi ke-5 KAAN.

Di akhir kunjungan, Menteri Pertahanan Turki Yaşar Güler menyerahkan sebuah helm pilot canggih kepada Menteri Pertahanan Sjafrie. Pada helm tersebut terpasang bendera Indonesia dan Turki, serta tulisan “Sjafrie Sjamsoeddin Menteri Pertahanan Indonesia”.

Saat dikonfirmasi Beritasatu.com, kepala biro informasi pertahanan Setjen Kementerian Pertahanan Brigjen Rico Ricardo Sirait menjelaskan bahwa helm tersebut merupakan bagian dari sistem pesawat tempur KAAN.

“Dapat dikonfirmasi bahwa helm tersebut merupakan helm pilot generasi terbaru buatan industri pertahanan Turki yang dirancang untuk terintegrasi dengan sistem pesawat tempur KAAN,” jelas Brigjen Rico kepada Beritasatu.

Sebagai informasi, Indonesia telah menandatangani kontrak pembelian 48 unit jet tempur generasi 5.0 KAAN dalam pameran pertahanan internasional IDEF 2025 di Istanbul pada Juli 2025. Nilai kerja sama tersebut diperkirakan mencapai US$ 10 miliar atau sekitar Rp 160 triliun, mencakup proses produksi hingga pengiriman.

KAAN merupakan jet tempur siluman generasi ke-5 pertama yang sepenuhnya dikembangkan oleh Turkish Aerospace Industries (TAI). Pesawat ini dirancang untuk bersaing dengan jet tempur siluman kelas dunia seperti F-35 Lightning II buatan Amerika Serikat dan SU-57 Felon buatan Rusia.

Dari sisi persenjataan, KAAN dapat membawa rudal udara ke udara Bozdogan untuk pertempuran jarak dekat dan Gökdogan untuk pertempuran jarak jauh, serta rudal jelajah SOM dan SOM-J yang mampu menyerang target bernilai tinggi dari jarak jauh. Pesawat ini juga kompatibel dengan rudal MBDA Meteor, yang dikenal memiliki jangkauan luas dan kemampuan memburu target berkecepatan tinggi.

Untuk tenaga penggerak, KAAN menggunakan dua mesin turbofan afterburner dengan daya dorong sekitar 29.000 pound-force per mesin. Konfigurasi ini memungkinkan pesawat melaju hingga Mach 1,8 atau sekitar 2.222 kilometer per jam, sekaligus mampu melakukan supercruise atau terbang supersonik tanpa afterburner, yang menjadi salah satu ciri utama jet tempur generasi 5.0.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan