SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Nasional Zulkifli Hasan: Stok dan Harga Pangan Selama Nataru Aman, Pemerintah Siap Hadapi Ramadan

Zulkifli Hasan: Stok dan Harga Pangan Selama Nataru Aman, Pemerintah Siap Hadapi Ramadan

Menko Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) saat mengunjungi Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat, 2 Januari 2026 (Beritasatu.com/Wijayanti Putri)

Jakarta (Suara Kalbar)- Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, menyatakan stok dan harga pangan selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) terjaga tanpa lonjakan harga berarti pada komoditas bahan kebutuhan pokok. Kini, pemerintah mulai menyiapkan stok untuk bulan Ramadan.

Alhamdulillah Natal dan Tahun baru stok terjamin, harga stabil. Mulai dari Sumatera, Jawa saya sudah keliling sama Menteri Perdagangan Budi Santosa. Stok pangan melimpah, dan harga stabil karena pemerintahnya kerja, stok dibanyakin kalau harga naik ada yang namanya pasar murah,” kata Zulkifli Hasan di Solo, Jawa Tengah, dilansir dari Beritasatu.com, Senin (4/1/2026).

Zulhas menyebut harga pangan di Kota Solo ada pada kisaran harga yang sangat baik, bahkan di bawah harga eceran tertinggi (HET) nasional.

Alhamdulillah, Solo harga-harganya paling bagus. Stabil bahkan di bawah rata-rata harga eceran nasional. Selama Nataru, stok pangan melimpah sehingga harga di Solo tetap terkendali,” ucapnya.

Setelah Nataru, pekerjaan rumah berikutnya adalah menyiapkan stok pangan untuk memenuhi kebutuhan puasa dan lebaran. Kunci menjaga harga tetap sama, menurut Zulhas, adalah memperbanyak stok pangan.

“Stoknya kita perbanyak ya, stok perbanyak. Alhamdulillah beras stok kita banyak, ayam, telur dan ikan juga. Selain itu distribusi pangannya juga dijaga supaya tetap lancar. Kalau distribusi lancar, stok bagus maka harga tidak ada gejolak,” kata dia.

Jika terjadi lonjakan harga di atas kewajaran, pasar murah menjadi solusi untuk menanganinya. “Kalau naik, kita buat pasar murah, begitu saja,” tambah Zulhas.

Sementara itu, Wali Kota Solo, Respati Ardi, menjelaskan pihaknya bersama tim pengendali inflasi daerah (TPID) terus berupaya menjaga harga selama hari besar keagamaan.

“Kami ada TPID yang setiap pekan  selalu memantau harga di pasar dan melakukan intervensi yang diperlukan untuk menjaga harga. Selain pasar murah yang kita gelar selama Nataru. Jadi terjaganya harga pangan di Kota Solo bukan hanya kerja Pemerintah Kota (Pemkot) saja, tetapi kerjasama semua pihak, termasuk dari provinsi dan kementerian juga,” papar Respati.

Selain memastikan stok dan distribusi lancar, Respati mengatakan pihaknya menggandeng TNI/Polri untuk mengantisipasi penimbunan barang, khususnya menjelang puasa dan lebaran.

“Untuk penimbunan, ada Satgas. Kami bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk pengawasan dan penindakan. Masyarakat juga bisa membuat pengaduan jika menemui praktik penimbunan,” pungkasnya.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan