SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Orang Gila Mengamuk di Sungai Pinyuh, Siram Pengunjung, Belasan Kendaraan dan 5 Pintu Warung Kopi dengan Bensin

Orang Gila Mengamuk di Sungai Pinyuh, Siram Pengunjung, Belasan Kendaraan dan 5 Pintu Warung Kopi dengan Bensin

Petugas kepolisian datang di TKP mengamankan seorang perempuan yang diduga menderita gangguan jiwa melakukan penyiraman bensin ke pengunjung, belasan kendaran dan lima pintu warkop di Sungai Pinyuh

Mempawah (Suara Kalbar) – Warga Sungai Pinyuh dikejutkan dengan aksi seorang perempuan yang diduga menderita gangguan jiwa tiba-tiba mengamuk di warung kopi (warkop), Senin (15/06/2002) pukul 09.30 WIB.

Ia menyiram pengunjung tengah minum kopi, sepeda motor dan juga lima warkop dengan bahan bakar jenis bensin. Ia juga menyalakan korek api, sebuah sepeda motor sempat terbakar. Tapi warga bergerak cepat. Api yang menyala berhasil dipadamkan.

Warga berupaya mengusir pelaku penyiraman bensin, sebelum akhirnya datang pihak kepolisian untuk mengamankannya. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui identitas pelaku dan juga motif penyiraman bensin.

Akun, warga Desa Sungai Bakau, mengatakan, saat kejadian dirinya tengah menelepon di depan warung kopi Afo Jalan Raya Sungai Pinyuh. Tiba-tiba datang seorang perempuan dengan tampang awut-awutan menyiramkan bensin dalam botol sabun ke tubuhnya.

“Saye benar-benar kaget kena siram tuh. Wanita yang saye yakin orang gila ini, kemudian mengambil korek api. Die hendak bakar saya dan motor saya. Sempat motor saye terbakar. Tapi bise saye padamkan apinye,” ujar Akun.

Warga tampak terkejut ketika semua kendaraan yang diparkir di depan warkop disiram dengan bensin dalam gelas air mineral. Begitu kembali mengeluarkan korek api hendak membakar, warga cepat mengusirnya.

Afo, pemilik warung kopi, mengungkapkan, bukan hanya pengunjung dan kendaraan yang disiram, tapi juga lima pintu warkop menjadi sasaran amukan perempuan tersebut.

“Ada lima pintu warkop di sini yang disiram dengan bensin. Untung tak sempat menyalakan api untuk membakar. Kami semua di sini cepat mengusirnya,” ungkap Afo.

Beruntung, saat ketegangan warga memuncak, datang petugas kepolisian yang mengamankan pelaku yang diperkirakan berusia 50-an tahun.

Penulis  : Dian Sastra

Editor    : Dina Wardoyo

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play