SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Bila Oli Mesin Motor Manual Dipakai Matik, Apakah Dampaknya?

Bila Oli Mesin Motor Manual Dipakai Matik, Apakah Dampaknya?

Ilustrasi pelumas sepeda motor. [Shutterstock]

Suara Kalbar- Saat ini, ada dua jenis motor yang dijual di pasaran yakni versi otomatis atau matik, dan versi manual. Karena lebih mudah dikendarai, motor disebut pertma sekarang lebih mendominasi pasar roda dua Tanah Air.

Pertanyaannya: untuk urusan oli
apakah keduanya bisa menggunakan jenis pelumas yang sama? Lalu apakah
oli motor manual bisa digunakan untuk motor matic dan sebaliknya?

Suzuki meluncurkan pelumas Ecstar di Jakarta, Selasa (4/2/2020). [Suara.com/Tivan Rahmat]
Suzuki meluncurkan pelumas Ecstar di Jakarta, Selasa (4/2/2020). Sebagai ilustrasi produk pelumas [Suara.com/Tivan Rahmat]

Dikutip dari laman Suzuki Indonesia, antara motor manual dan motor matik
memiliki sistem yang berbeda. Motor manual memakai kopling basah yang
artinya kopling akan terendam pelumas. Berbeda pada motor matik yang
memakai kopling kering.

Berikut adalah kondisi yang terjadi bila terjadi kesalahan memilih peruntukan oli:

Oli matik dipakai motor manual

  • Jika motor manual menggunakan oli khusus motor matik maka bisa menyebabkan terjadinya selip kopling. Hal ini karena pelumas oli mesin motor matik lebih dikhususkan pada kinerja dari mesin.
  • Ini
    berarti formula pada oli matik berguna untuk mengurangi gesekan pada
    mesin seminim mungkin, hal ini akan membuat mesin bekerja lebih
    ringan,juga pemakaian bahan bakar menjadi lebih efisien.

Oli manual dipakai motor matik

  • Motor matik kebanyakan menggunakan
    kopling kering, dan kopling kering terdapat di CVT, jadi tugas oli hanya
    memberikan perlindungan internal terhadap mesin saja.
  • Jadi
    kesimpulannya adalah oli motor manual ini tidak disarankan jika dipakai
    untuk motor matik, begitu pun dengan sebaliknya. Oli motor matik tidak
    disarankan dipakai untuk motor manual.
  • Jika kita menggunakan oli motor matik untuk motor manual maka risikonya akan terjadi selip kopling pada motor manual.

Kemudian untuk membedakan oli motor matik dan oli motor manual dengan cara yang paling mudah:

  • Melihat kode Jaso atau Japanese Automotive Standards Association.
  • Biasanya
    untuk oli motor matik berkode JASO MB yang menunjukkan kandungan
    Molibdenum di dalam oli. Berguna untuk menambahkan tingkat pelumasan
    pada mesin.
  • Sedangkan pada oli motor manual ini mendapatkan kode
    JASO MA yang berarti terdapat kandungan zat aditif berupa senyawa untuk
    menjadikan kopling menjadi presisi.
  • Selain itu bisa dibedakan
    dari kekentalan oli. Untuk oli motor manual biasanya lebih kental
    dibandingkan dengan oli motor matik. Hal ini karena oli motor manual
    bekerja untuk membuat kopling menjadi lebih presisi.
  • Sedangkan
    untuk oli motor matik ini biasanya akan lebih encer jika dibandingkan
    dengan oli motor manual. Hal ini karena oli motor matik hanya berguna
    untuk memberikan perlindungan terhadap mesin motor saja.

Sumber : Suara.com

Komentar
Bagikan:

Iklan