SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Harga Emas Dunia Masih di Level Tertingginya 1.815 Dolar AS per Ounce

Harga Emas Dunia Masih di Level Tertingginya 1.815 Dolar AS per Ounce

Ilustrasi harga emas. (Shutterstock)

Suara Kalbar – Harga emas
melonjak ke level tertingginya sejak September 2011, dan perak mencapai
puncaknya hampir empat tahun karena lonjakan infeksi Covid-19 dan
harapan untuk peningkatan langkah-langkah stimulus mendukung permintaan
safe-haven.

Mengutip CNBC, Selasa (21/7/2020) harga
emas di pasar spot naik 0,4 persen menjadi 1.815,34 dolar AS per ounce,
setelah menyentuh level tingginya re 1.820,06 dolar AS per ounce.

Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup menguat 0,4 persen menjadi 1.817,40 dolar AS per ounce.

Emas diperdagangkan di bawah tingkat
tertinggi sepanjang masa 1.920,30 dolar AS per ounce pada September
2011, terutama didorong oleh gelombang langkah-langkah stimulus moneter
untuk melindungi dampak pandemi virus corona.

Tanda-tanda bahwa negara-negara Uni Eropa
bersedia untuk berkompromi dengan rencana stimulus virus corona 1,8
triliun euro (2 triliun dolar AS), juga bakal menjaga emas tetap
didukung dengan baik.

Kasus virus corona, yang menginfeksi
lebih dari 14 juta orang di seluruh dunia, terus melambung di Amerika
Serikat, dengan para ahli di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit
AS memperingatkan bahwa kasus dan kematian dapat meningkat pada musim
gugur dan musim dingin ini.

Perak melambung 2,3 persen menjadi 19,76
dolar AS per ounce, setelah mencapai puncaknya sejak September 2016,
yakni 19,81 dolar AS per ounce, di tengah meningkatnya arus safe-haven.

Sementara Paladium melesat 2,1 persen
menjadi 2.063,51 dolar AS per ounce, sedangkan platinum naik 0,6 persen
menjadi 842,60 dolar AS per ounce.

Sumber : Suara.com

Komentar
Bagikan:

Iklan