MABM Sekadau Gelar Musda ke-5 Tentukan Kepengurusan Baru
Sekadau (Suara Kalbar)-Majelis Adat Budaya Melayu Kabupaten Sekadau laksanakan Musyawarah Daerah ke-V (Lima) dengan tema “Bersama Menjaga Marwah, dalam Peradaban Melayu yang Berlandaskan Iman dan Amal” di Keraton Kusuma Negara Sekadau, Sabtu (6/1/2024).
Ketua PAW DPD MABM, Syafi’i Yanto, pada kesempatan itu berterima kasih kepada seluruh pengurus MABM pada periode 2022-2024 yang sudah membantu dalam kepengurusan PAW, di mana sudah ada dua program utama yang berhasil diselesaikan. Dua program itu yakni meneruskan berdirinya Rumah Melayu dan Festival Budaya Melayu.
“Kami berharap dalam musda ini dapat menghasilkan kepengurusan yang dapat menjaga marwah Melayu dengan bersinergi dengan Pemda agar program ke depan dapat mengembangkan budaya Melayu di Kabupaten Sekada, ” harap Syafi’i.
Sementara itu Seketaris DPP MABM Provinsi Kalbar A. R Muzammil, mengatakan masa kepengurusan MABM Sekadau berakhir bulan depan. Namun mengingat akan ada pemilu yang akan dilaksanakan sehingga musda dimajukan.
Ditegaskan A. R Muzammil bahwa MABM tidak berpolitik, namun secara individu dipersilahkan. Akan tetapi untuk hal tersebut tidak boleh membawa MABM secara institusi. Sebagai contoh MABM Kabupaten Landak dan Kabupaten Sekadau diberhentikan karena berpolitik.
“Selama di bawah pimpinan Syafi’i, MABM Kabupaten Sekadau mengalami pengembangan yang sangat pesat, dengan adanya rumah Melayu, ini bukti kepengurusan dinilai baik, dan patut dilanjutkan, ” ujarnya.
Dia juga berterimakasih atas perhatian Pemkab Sekadau bagi MABM Kabupaten Sekadau dengan membangun Rumah Melayu, sehingga Rumah Melayu Kabupaten Sekadau adalah yang ke 7 di Kalbar.
“Mulai saat ini situasi politik akan sangat dinamis, saya berharap MABM Sekadau tetap solid dengan menjaga ketertiban sosial dan MABM bisa membantu pemerintah dalam menyukseskan pesta demokrasi di Kabupaten Sekadau, ” harapnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






