Gubernur Kalbar: Meski Mahasiswi yang Maki Klarifikasi dan Minta Maaf, Saya Tetap Lapor!
![]() |
| Gubernur Kalbar Sutarmidji |
Pontianak (Suara Kalbar) – Buntut dari tindakan ceroboh seorang mahasiswi Kalbar yang melakukan demo tolak Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja berakhir panjang.
Kembali beredar video di media sosial berdurasi 32 detik dimana seorang mahasiswi tersebut melakukan klarifikasi dan meminta maaf kepada Gubenur Kalimantan Barat terkait ucapannya yang menghina Gubernu Kalbar pada aksi unjuk rasa (10/11/2020) kemarin.
Menanggapi video tersebut, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menegaskan akan tetap melaporkan ke Polisi terkait ucapan mahasiswi yang memakinya dengan kata-kata tak pantas.
“Saya tetap akan lapor. Nanti kita lihat,” terangnya saat dihubungi suarakalbar.co.id , Rabu (12/11/2020).
Dirinya menerangkan, dari kejadian inilah dapat menjadi pelajaran bagi mahasiswa yang ingin melakukan unjuk rasa
“Biar semua ada pelajaran bagi mahasiswi kalau betul dia mahasiswi,” tegasnya.
Mantan Walikota Pontianak dua periode ini selanjutnya menyampaikan, menurut informasi yang diterimanya yang bersangkutan masih berstatus sebagai pelajar.
“Saya dengar dia masih pelajar,” sambungnya.
Gubenur Kalbar ini mempersilahkan perempuan tersebut melakukan klarifikasi dengan cara apapun. Dia juga meminta dihargai atas haknya untuk melaporkan ke Polisi terkait penghinaan yang didapatinya.
“Sementara mau klarifikasi dengan cara apapun terserah. Hormati juga hak saya untuk mempermasalahkan,” kata Sutarmidji.
Dirinya kemudian juga meminta pertanggungjawaban koordinator lapangan pada aksi unjuk rasa 10 November 2020.
“Korlap juga harus bertanggungjawab,” tukasnya.
Penulis : Yapi Ramadhan






