PDI Perjuangan Kalbar Siapkan Puluhan Advokat untuk Sengketa Pilkada
![]() |
| Sekretaris DPD PDIP Kalbar, Karolin Margret Natasa |
Pontianak (Suara Kalbar) – DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat telah melaksanakan rapat koordinasi advokasi pada Sabtu, 5 Desember 2020 melalui Daring/Virtual untuk persiapan sengketa pemilihan pada pilkada 7 Kabupaten di Kalimantan Barat.
Berdasarkan arahan Lasarus, S.Sos, M.Si Ketua yang diwakili oleh dr. Karolin Margret Natasa Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat bahwa DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat akan memberikan pendampingan hukum kepada calon yang diusung oleh PDI Perjuangan melalui Advokat di Badan Bantuan Hukum & Advokasi Rakyat (BBHAR).
Pendampingan Hukum tersebut dilakukan oleh Advokat di BBHAR dari Dewan Pimpinan Pusat, Dewan Pimpinan Daerah, dan Dewan Pimpinan Cabang yang jumlahnya Puluhan untuk setiap Kabupaten, sehingga DPD PDI Perjuangan Kalbar meyakini mampu memberikan advokasi maskimal kepada pasangan calon yang diusung.
Pada rapat koordinasi tersebut telah dilakukan simulasi sengketa pemilihan pada pilkada baik sebagai pemohon maupun sebagi pihak terkait, sesuai dengan Peraturan Mahkamah Konstitusi (PMK) tentang tata beracara dalam perkara perselisihan hasil pemilihan.
Glorio Sanen Sekretaris BBHAR PDI Perjuangan Daerah Kalbar mengatakan rapat koordinasi ini ditujukan untuk menyegarkan pengetahuan Pengurus BBHAR di DPD dan DPC tentang proses dan penanganan sengketa hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi.
Penulis: Rilis





