Bawaslu Sekadau Didemo, Massa Minta Adil dan Netral
![]() |
| Ilustrasi pilkada serentak 2020. [Suara.com] |
Sekadau (Suara Kalbar) – Sejumlah massa melakukan unjuk rasa di depan kantor Bawaslu, Kabupaten Sekadau, Selasa (15/12/2020). Massa menuding Bawaslu tidak netral sebagai pemantau dalam perhelatan pesta demokrasi di Sekadau itu.
Juru bicara massa, Heryanto Gani dala orasinya meminta pihak Bawaslu dapat berlaku adil dan netral terhadap pelaksanaan pilkada lalu.
“Saya sampaikan kepada Bawaslu untuk bersikap adil dan netral jangan ada main-main yang berkaitan dengan pelanggaran Pilkada, Demokrasi harus ditegakan se adil-adinya,” ungkap Heryanto Gani salah satu juru bicara massa di halaman kantor Bawaslu Sekadau, Selasa (15/12/2020) sore.
Heri juga menuntut agar Bawaslu menindak lanjut seluruh laporan yang telah masuk dari pihaknya.
![]() |
| Massa saat unjukrasa di depan kantor Bawaslu Sekadau dengan pengamanan ketat oleh aparat pada Kamis (15/12/2020) sore. SUARAKALBAR.CO.ID/Tim |
“Kami sudah masukan 40 laporan terkait money politik dan pelanggaran administrasi agar nantinya Bawaslu menindak tegas apa yang sudah kami laporkan, karena sudah jelas unsur pelanggaran yang sudah dilaporkan ke Pihak Bawaslu,” ucapnya.
“Permainan Money Politik dan banyaknya pelanggaran administrasi yang terstrukur, sistemantis dan masif. Pelanggaran administrasi dilakukan juga oleh pihak KPPS di TPS ketika pencoblosan dan harus ditindak tegas,” bebernya.
Adrianus yang juga menjadi orator dalam unjuk rasa tersebut juga mengatakan akan mengerahkan masa lebih banyak lagi dari 7 kecamatan jika Bawaslu tidak menindak lanjut laporan pelanggaran yang pihaknya laporkan.
“Saya ingatkan Bawaslu hati-hati dalam bekerja, harus sesuai prosedur dan tegak lurus, mau jadi apa Sekadau jika masyarakat dalam menentukan pilihan politik di pengaruhi oleh politik uang, pasti akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang korup,” ujarnya memungkasi.






