SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sanggau Dewan Sanggau Minta PDAM Sanggau Tera Ulang Meteran Air atau Ganti Baru

Dewan Sanggau Minta PDAM Sanggau Tera Ulang Meteran Air atau Ganti Baru

Kantor PDAM Tirta Pancur Aji Sanggau.

Sanggau (Suara Kalbar)- Banyaknya keluhan pelangan tentang mahalnya pembayaran tarif air di PDAM Tirta Pancur Aji Sanggau membuat kesal anggota DPRD Sanggau.

Seperti yang diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Sanggau Hendrykus Bambang meminta PDAM Sanggau melakukan tera ulang terhadap seluruh meteran konsumen.

“Tingginya tagihan konsumen bukan karena pemakaian, tetapi kemungkinan diakibatkan kesalahan meteran yang ada di rumah pelangan,”kata Hendrikus.

Coba kita lihat di brosur lanjut Bambang, tentang kenaikan harga perkubik air menjadi Rp 6.650 untuk rumah tangga biasa atau tipe B. Satu kubik = 1000 liter atau 5 drum air (drum yang 200 liter). Kalau 10 kubik x Rp 6.650 = Rp 66.500 untuk 10 kubik atau = 50 drum air (belum biaya admin).

“Pertanyannya dalam sebulan wajar tidak rumah tangga biasa atau tipe B bayar tagihan air Rp 66.500 untuk 50 drum?. Apalagi kalau tagihan air sampai Rp 200 ribu lebih bahkan ada yang bayar Rp 1 juta ke atas, mungkin air yang dipakai konsumen sebanyak air di lapangan bola, itukan tidak wajar. Saya curiga, yang disedot itu angin bukan air, makanya saya minta ditera ulang seluruh meteran konsumen,” kata Bambang.

Bambang menegaskan, kritikan yang ia lontarkan terhadap Perumda, semata-mata wujud kepeduliannya terhadap perusahaan daerah milik Pemkab Sanggau itu supaya lebih baik kedepannya.

“Inilah momentum kita bersama-sama membenahi PDAM Sanggau agar keberadaannya dapat dirasakan masyarakat secara keseluruhan,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Fraksi Hanura, Yulianto juga meminta agar PDAM Sanggau melakukan tera ulang seluruh meteran air milik konsumen. Jika perlu ganti baru meteran yang sudah lama.

“Saya sering menerima keluhan konsumen terkait tagihan tarif air yang menurut mereka tidak wajar, karena pemakaian tidak sesuai dengan tagihan,” ungkap Yulianto.

Yulianto menegaskan, dirinya sepakat dengan pernyataan Ketua Komisi II DPRD Sanggau, Hendrykus Bambang yang mendesak Perumda Tirta Pancur Aji Sanggau melakukan tera ulang meteran konsumen.

“Kalau perlu ganti baru, kan Perumda dapat penyertaan modal dari Pemkab Sanggau. Nah, gunakan uang itu untuk peremajaan meteran,” pintanya.

Dia memastikan, jika meteran pelanggan tidak ditera ulang atau diganti, sampai kapanpun Perumda Tirta Pancur Aji pasti akan mendapatkan komplain dari pelanggan, karena antara tagihan dengan pemakaian air tidak sesuai.

“Maksud saya, cari dulu akar masalahnya, selesaikan masalahnya, baru naikkan tarif. Inikan kebalik-balik, naikan dulu tarifnya urusan pelayanan belakangan,” tutup Yulianto.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

 

Komentar
Bagikan:

Iklan