Satlantas Mempawah Kawal Prosesi Pemakaman Korban Sriwijaya Air
![]() |
| Personel Satlantas Polres Mempawah tengah melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas saat ambulan yang membawa jenazah Muhammad Nur Kholifatul Amin, menuju pemakaman di Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, Minggu (24/1/2021). SUARAKALBAR.CO.ID/Dian Sastra |
Mempawah (Suara Kalbar) – Salahsatu pihak yang cukup sibuk
saat prosesi pemakaman korban Sriwijaya Air di Desa Sengkubang, Kecamatan
Mempawah Hilir, adalah personel Satuan Lalu Lintas Polres Mempawah.
Berkolaborasi dengan Polsek Mempawah Hilir dan sejumlah
personel satuan lainnya, petugas Satlantas selalu stand by untuk memastikan
prosesi pemakamanan dan arus lalu lintas tetap berjalan lancar.
Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, kepada awak
media menjelaskan, dalam upaya pengawalan dan pengamanan prosesi pemakaman dua
korban jatuhnya Sriwijaya Air di Desa Sengkubang, ia telah menurunkan sejumlah
personel.
“Kita turunkan sejumlah personel berbagai satuan di Polres
Mempawah ya. Juga dari Polsek Mempawah Hilir, bahkan Kapolsek juga turun
melakukan pengamanan. Ini sebagai bentuk perlindungan, pengayoman dan pelayanan
masyarakat,” kata Kapolres.
Ia selanjutnya mengatakan, dalam melakukan pengawalan
jenazah dari Bandara Supadio, dilakukan oleh personel Ditlantas Polda Kalbar.
Sementara personel Satlantas Polres Mempawah menunggu di batas kota.
“Nah, ketika rombongan tiba di gerbang perbatasan Wajok Hulu dan Kota Pontianak,
personel Satlantas Polres Mempawah akan bersama personel Polda Kalbar melakukan
pengawalan hingga ke rumah duka di Desa Sengkubang ini,” jelasnya lagi.
Fauzan lantas mengakui, saat prosesi mensalatkan dan
pemakamanan, tentu akan ada potensi kerawanan lalu lintas bagi para pelayat.
“Saat itu lah, personel Satlantas dan anggota kita
lainnya, termasuk dari Kodim 1201/Mph berada di tengah-tengah jalan untuk
mengatur lalu lintas. Dengan demikian, kita ingin memastikan proses pemakaman
berjalan lancar tanpa kendala,” pungkas Fauzan.
Penulis : Distra





