SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Alesha Zahra Borong Lagi Dua Gelar Juara KMSI, Siswi Mempawah Ini Melaju ke Olimpiade Nasional di Malang

Alesha Zahra Borong Lagi Dua Gelar Juara KMSI, Siswi Mempawah Ini Melaju ke Olimpiade Nasional di Malang

Alesha Zahra Widodo (tengah) bersama ayah-bunda, dr. Sugeng Eko Widodo dan dr. Aulia Rizkia, usai menyabet dua gelar juara KMSI di SMP Muhammadiyah 1 Pontianak, Minggu (1/11/2026). [SUARAKALBAR.CO.ID/Ist]

Mempawah (Suara Kalbar) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Alesha Zahra Widodo.

Siswi kelas VI SDIT Anak Sholeh Mempawah, Kalimantan Barat, ini sukses menyabet dua gelar juara dalam Kompetisi Matematika, Sains dan Inggris (KMSI) yang digelar di SMP Muhammadiyah 1 Pontianak, Minggu (1/11/2026).

Dalam kompetisi tersebut, Alesha berhasil meraih Juara 1 Bahasa Inggris dan Juara 3 Matematika.

Prestasi gemilang ini sekaligus mengantarkannya menjadi wakil Kalimantan Barat untuk mengikuti Olimpiade Nasional Bahasa Inggris dan Matematika di Malang, Jawa Timur, pada 13 Desember 2026 mendatang.

Keberhasilan Alesha bukan perkara mudah. KMSI merupakan kompetisi akademik berjenjang yang diselenggarakan Yayasan Pendidikan Intan Mutia untuk menguji kemampuan pelajar dalam tiga bidang utama, yakni Matematika, Sains (IPA), dan Bahasa Inggris.

Persaingan dalam kompetisi tersebut terbilang ketat. Pesertanya berasal dari berbagai sekolah unggulan di Pontianak dan sekitarnya, di antaranya SD Muhammadiyah Pontianak, SD Pelita Cemerlang, MIN 3 Pontianak, SDK Immanuel 2 Kubu Raya, SDS Cahaya Mentari, SDS Mujahidin, SDK Immanuel IBC, SDIT Al Mumtaz, SDS Plus Gembala Baik, dan SD Bawamai, serta sejumlah sekolah lainnya.

Dua gelar juara yang diraih Alesha semakin menambah panjang catatan prestasi akademiknya sepanjang 2026.

Sebelumnya, pada 24 Oktober 2026, Alesha juga berhasil menembus babak final Olimpiade Bahasa Inggris tingkat nasional dalam ajang 2nd Islamic Youth Festival JSIT Indonesia 2026.

Hebatnya, Alesha menjadi satu-satunya peserta dari Kalimantan Barat yang berhasil melaju ke babak final nasional dalam kompetisi tersebut.

Babak final olimpiade JSIT dijadwalkan berlangsung pada 14 November 2026 di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Jakarta.

Sang ayah, dr. Sugeng Eko Widodo, mengaku bersyukur sekaligus terharu atas pencapaian putri sulungnya.

Baginya, keberhasilan Alesha menembus tiga final kompetisi nasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga.

Sugeng yang sehari-hari bertugas sebagai dokter di RSUD dr. Rubini Mempawah sekaligus Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Mempawah, memastikan akan mendampingi langsung perjuangan putrinya dalam dua agenda kompetisi nasional mendatang, yakni Olimpiade Bahasa Inggris di Jakarta pada 14 November serta Olimpiade KMSI Bahasa Inggris dan Matematika di Malang pada 13 Desember 2026.

Kecintaannya terhadap Bahasa Inggris mulai terlihat ketika berusia tiga tahun. Saat itu, Alesha gemar menonton film kartun berbahasa Inggris.

Kebiasaan tersebut kemudian berkembang hingga pada usia empat tahun, ia mulai terbiasa berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris dalam kesehariannya bersama sang bunda, dr. Aulia Rizkia, yang notabene adalah Kepala Puskesmas Rawat Jalan Sungai Kunyit.

Memasuki bangku sekolah di SDIT Anak Sholeh Mempawah, kemampuan dan minat Alesha terhadap Bahasa Inggris semakin terasah.

Sementara untuk bidang Matematika, Alesha juga tekun mengikuti les dengan bimbingan Wahyu Adi Arto di kawasan Pasar Mempawah, tidak jauh dari lapangan basket.

Sugeng menilai, kebiasaan belajar sejak dini, ketekunan, serta lingkungan keluarga yang mendukung menjadi bagian penting dalam perjalanan prestasi putrinya.

Dukungan para guru di sekolah juga turut berperan dalam mengembangkan potensi akademik Alesha.

Menjelang kompetisi nasional, Sugeng berharap putrinya dapat memberikan kemampuan terbaik tanpa terbebani target kemenangan.

Menurutnya, kesempatan untuk melangkah hingga tingkat nasional saja sudah menjadi pencapaian yang patut disyukuri. Namun, ia tetap berharap Alesha mampu meraih hasil terbaik dan terus berkembang.

Lebih dari sekadar gelar juara, perjalanan Alesha menjadi bukti bahwa kebiasaan baik yang dibangun sejak kecil, disertai ketekunan dan dukungan orang-orang terdekat, dapat membuka jalan menuju prestasi yang lebih tinggi.

Kini, harapan keluarga dan masyarakat Mempawah turut menyertai langkah Alesha. Dari sebuah kebiasaan menonton kartun berbahasa Inggris saat balita, siswi kelas VI ini kini bersiap membawa nama Kabupaten Mempawah dan Kalimantan Barat ke panggung kompetisi nasional.

Penulis: Distra

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play