SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Kalbar Pemprov Kalbar Dukung Sinergi PGIW Perkuat Kerukunan Umat Beragama

Pemprov Kalbar Dukung Sinergi PGIW Perkuat Kerukunan Umat Beragama

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., saat menerima audiensi Panitia Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) PGIW Kalbar yang dipimpin Pdt. Dr. Paulus Ajong, M.Th., di Ruang Kerja Wakil Gubernur Kalbar, Kamis (1/10/2026).SUARAKALBAR.CO.ID/ist

Pontianak (Suara Kalbar) – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah Kalimantan Barat (PGIW Kalbar) dalam menjaga kerukunan umat beragama serta mendukung pembangunan daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, saat menerima audiensi Panitia Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) PGIW Kalbar yang dipimpin Pdt. Dr. Paulus Ajong, M.Th., di Ruang Kerja Wakil Gubernur Kalbar, Kamis (1/10/2026).

Dalam pertemuan itu, Pdt. Paulus Ajong menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kalbar atas kesempatan untuk bersilaturahmi sekaligus membahas sejumlah agenda PGIW Kalbar. Ia menekankan pentingnya sinergi antara organisasi gereja dan pemerintah dalam mendukung pembangunan serta memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis.

Sejumlah agenda yang dibahas antara lain pelaksanaan Sidang MPL PGIW Kalbar, Pelatihan Oikumene Kebangsaan (POK) Pemuda tingkat nasional, serta persiapan Natal Oikumene Kalimantan Barat Tahun 2026.

“Sidang MPL PGIW Kalimantan Barat direncanakan dilaksanakan pada 12–13 November 2026 di salah satu hotel di Kota Pontianak,” ungkap Pdt. Paulus Ajong.

Menanggapi agenda tersebut, Wagub Krisantus menyambut baik rencana kegiatan PGIW Kalbar. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, kata dia, siap terus membangun kolaborasi dengan PGIW dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kerukunan, kebangsaan dan pembinaan generasi muda.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, kami menyambut baik rencana pelaksanaan Sidang MPL PGIW Kalbar pada 12–13 November mendatang, termasuk Pelatihan Oikumene Kebangsaan Pemuda tingkat nasional dan persiapan Natal Oikumene 2026,” ujar Krisantus.

Menurutnya, PGIW Kalbar merupakan salah satu mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan umat beragama dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Barat.

“Kalimantan Barat adalah miniatur Indonesia. Keberagaman suku, agama, dan budaya merupakan kekuatan kita. Peran PGIW sangat penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, dan mendukung pembangunan, khususnya dalam pembinaan generasi muda,” katanya.

Krisantus berharap komunikasi dan koordinasi antara Pemprov Kalbar dan PGIW Kalbar dapat terus ditingkatkan. Dengan sinergi tersebut, berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan diharapkan berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga berharap Sidang MPL PGIW Kalbar nantinya dapat menghasilkan gagasan dan program konstruktif, tidak hanya untuk kehidupan bergereja, tetapi juga berkontribusi terhadap upaya bersama membangun Kalimantan Barat yang rukun, damai dan sejahtera.

“Pemerintah siap berkolaborasi,” tegas Krisantus.

Penulis:  Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play