SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Melawi KDMP di Melawi belum Beroperasi Merata, Kendala Lahan hingga Pembangunan jadi Sorotan

KDMP di Melawi belum Beroperasi Merata, Kendala Lahan hingga Pembangunan jadi Sorotan

Ilustrasi- KDMP

Melawi (Suara Kalbar) – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, masih menghadapi sejumlah kendala. Mulai dari sulitnya mendapatkan lahan untuk pembangunan hingga bangunan yang telah selesai didirikan, tetapi belum beroperasi.

Kondisi tersebut terungkap dari keterangan sejumlah kepala wilayah dan pemerintah desa saat dikonfirmasi Jurnalis Suara Kalbar, Senin (19/10/2026).

Camat Tanah Pinoh, Budiman, membenarkan bahwa hingga saat ini belum ada satu pun bangunan Koperasi Desa Merah Putih yang berdiri di wilayah Kecamatan Tanah Pinoh.

Menurutnya, salah satu kendala utama yang dihadapi adalah sulitnya mendapatkan lahan yang sesuai untuk pembangunan gerai koperasi tersebut.

Ia menjelaskan, lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan KDMP memiliki ukuran minimal 30 meter x 40 meter atau sekitar 1.200 meter persegi.

Persyaratan luas lahan tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam merealisasikan pembangunan koperasi di wilayahnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa ketersediaan lahan menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan agar program pembangunan KDMP dapat berjalan sesuai rencana.

“Persoalan tersebut juga sudah kita sampaikan ke pemerintah kabupaten Melawi, “beber Budi.

Sementara itu, Camat Belimbing, Vivi Sukiyanti menyampaikan bahwa pembangunan fisik KDMP di wilayahnya sudah mulai dilakukan di beberapa desa.

Salah satunya berada di Desa Guhung, yang telah memiliki bangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Namun, Vivi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada satu pun KDMP yang beroperasi di wilayah Kecamatan Belimbing.

“Kami juga ada dapat undangan resmi dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Melawi, terkait kegiatan verifikasi dan validasi terhadap pembangunan fisik gerai dan pergudangan,” ungkap Vivi saat dikonfirmasi Jurnalis Suara Kalbar, Senin (19/10/2026).

Kegiatan verifikasi dan validasi tersebut menjadi bagian penting untuk melihat perkembangan pembangunan fisik gerai dan pergudangan KDMP di Kabupaten Melawi.

Meski demikian, keberadaan bangunan yang telah berdiri belum serta-merta membuat koperasi dapat menjalankan kegiatan operasionalnya.

Masih diperlukan kejelasan mengenai kesiapan operasional, sehingga fasilitas yang telah dibangun nantinya benar-benar dapat dimanfaatkan sesuai tujuan program.

Hal senada juga disampaikan, Kepala Desa Baru, Kecamatan Nanga Pinoh, Eed Roskayudi. Ia membenarkan bahwa bangunan Koperasi Desa Merah Putih di desanya telah selesai dibangun.

Namun, hingga saat ini bangunan tersebut belum beroperasi.

Kondisi di Desa Baru menambah gambaran mengenai perkembangan KDMP di Kabupaten Melawi. Di satu sisi, pembangunan fisik telah direalisasikan di sejumlah lokasi, tetapi di sisi lain, operasional koperasi masih belum berjalan.

Perkembangan KDMP di Kecamatan Tanah Pinoh, Belimbing, dan Nanga Pinoh memperlihatkan kondisi yang berbeda-beda. Ada wilayah yang masih terkendala penyediaan lahan, ada desa yang telah memiliki bangunan, tetapi belum beroperasi, serta ada wilayah yang sedang memasuki tahapan verifikasi dan validasi pembangunan fisik.

Situasi ini menjadi perhatian penting bagi pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan pelaksanaan program berjalan secara terukur.

Selain mendorong percepatan pembangunan, pemerintah juga perlu memastikan kesiapan setiap koperasi agar tidak berhenti pada pembangunan fisik semata.

Kejelasan mengenai tahapan penyelesaian, kesiapan pengelola, serta target dimulainya operasional menjadi hal yang perlu mendapat perhatian agar fasilitas yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

Masyarakat tentu berharap program Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya terlihat melalui berdirinya bangunan, tetapi juga mampu menjalankan fungsi ekonomi, memperkuat usaha masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

“Kini, yang menjadi perhatian bukan hanya berapa banyak bangunan KDMP yang telah berdiri, melainkan juga kapan koperasi tersebut benar-benar dapat beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Melawi,” Ungkap Ferdinand salah seorang warga Melawi penuh harap.

Penulis:  Dea Kusumah Wardhana

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play