SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Pontianak BWI Matangkan Persiapan Launching Pontianak Kota Wakaf, Dijadwalkan 23 Oktober 2026

BWI Matangkan Persiapan Launching Pontianak Kota Wakaf, Dijadwalkan 23 Oktober 2026

Rapat berlangsung di Kantor BWI Kota Pontianak, Senin (12/10/2026), dengan melibatkan jajaran Kementerian Agama (Kemenag), Pemerintah Kota Pontianak, serta pengurus BWI setempat. SUARAKALBAR.CO.ID/ist

Pontianak (Suara Kalbar)  – Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kota Pontianak menggelar rapat brainstorming untuk mematangkan persiapan peluncuran atau launching Pontianak Kota Wakaf yang dijadwalkan pada 23 Oktober 2026.

Rapat berlangsung di Kantor BWI Kota Pontianak, Senin (12/10/2026), dengan melibatkan jajaran Kementerian Agama (Kemenag), Pemerintah Kota Pontianak, serta pengurus BWI setempat.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua BWI Perwakilan Kota Pontianak Prof. Dr. H. Zaenuddin, MA, Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kemenag Kota Pontianak Ruswandi, perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Pontianak, serta Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Ziswaf) Maddiri.

Ketua BWI Perwakilan Kota Pontianak, Prof. Dr. H. Zaenuddin, MA, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian Kota Pontianak yang masuk dalam daftar daerah berstatus Kota Wakaf di Indonesia.

Menurut Zaenuddin, saat ini terdapat 11 kota wakaf di seluruh Indonesia. Sementara di wilayah Kalimantan, baru dua daerah yang menyandang predikat tersebut, yakni Kota Pontianak dan Kabupaten Nunukan.

“Hari ini kita melakukan brainstorming dalam rangka persiapan menyambut launching Pontianak Kota Wakaf yang dijadwalkan pada 23 Oktober 2026 mendatang. Peluncuran ini rencananya akan dilakukan langsung oleh Bapak Wali Kota Pontianak,” ujar Zaenuddin.

Ia berharap persiapan yang dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan dapat memastikan peluncuran berjalan lancar sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat pengelolaan wakaf di Kota Pontianak.

Perwakilan Bagian Kesra Pemerintah Kota Pontianak, Metty Mediana, menambahkan bahwa pihak BWI dijadwalkan melakukan audiensi dengan Wali Kota Pontianak pada Selasa (13/10/2026).

“Mudah-mudahan pertemuan kita dengan Wali Kota besok bisa menghasilkan lebih banyak masukan dan saran terkait teknis pelaksanaan peluncuran ini,” harapnya.

Sementara itu, Kasubbag TU Kantor Kemenag Kota Pontianak, Ruswandi, mengajak seluruh pihak untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam menyukseskan program tersebut.

Menurutnya, keberhasilan program Pontianak Kota Wakaf membutuhkan kolaborasi yang solid antara Kemenag, BWI, dan Pemerintah Kota Pontianak. Kerja sama lintas instansi dinilai penting untuk mendorong tata kelola perwakafan yang lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Senada dengan itu, Penyelenggara Ziswaf, Maddiri, berharap seluruh agenda yang telah dirancang panitia dapat terlaksana sesuai rencana.

“Kami mengharapkan persiapan kegiatan launching ini berjalan matang, sehingga acaranya nanti berlangsung meriah, lancar, dan sesuai dengan rencana yang telah kita susun bersama,” pungkas Maddiri.

Peluncuran Pontianak Kota Wakaf pada 23 Oktober 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam mengoptimalkan potensi wakaf di Kota Khatulistiwa. Melalui pengelolaan yang terarah dan kolaborasi antarlembaga, aset wakaf diharapkan tidak hanya mendukung kegiatan keagamaan, tetapi juga berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan umat.

Penulis: Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play