Asap Karhutla Masih Mengancam, Fiersa Besari Ingatkan Dampaknya ke Anak-anak
Suara Kalbar– Penyanyi Fiersa Besari menyuarakan keprihatinan atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di Sumatera dan Kalimantan. Ia menyoroti dampak asap terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, dan meminta penanganan karhutla menjadi perhatian utama.
Melalui unggahan di media sosial miliknya, Fiersa mengingatkan bahwa masyarakat seharusnya tidak terus-menerus terpapar asap akibat kebakaran.
“Tidak ada manusia yang semestinya menghirup asap sebanyak ini. Tidak ada anak-anak yang seharusnya terkena ISPA (penyakit infeksi saluran atas),” tulis Fiersa Besari, Sabtu (17/10/2026).
Pelantun lagu Pelukku untuk Pelikmu itu juga menyayangkan belum adanya pihak yang mengaku bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Menurutnya, dampak karhutla bahkan telah meluas hingga negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia.
“Tidak ada yang mau bertanggung jawab sampai hari ini. Karena kebakaran hutan masih terjadi. Sebarkan beritanya bukan apinya. Padamkan apinya bukan beritanya,” tuturnya.
Fiersa juga mengingatkan bahwa perhatian publik seharusnya tetap tertuju pada upaya pemadaman api, bukan sekadar pada pemberitaan atau tampilan visual yang menarik.
“Maaf enggak menemukan foto apa pun yang estetis. Fokus. Kebakaran hutan masih terjadi,” tutupnya.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa karhutla bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan dan keselamatan masyarakat yang terdampak asap.
Sumber: Beritasatu.com






