Uti Rusdian Hidayat Kembali Pimpin STIKes Yarsi Pontianak Periode 2026–2030
Pontianak (Suara Kalbar) — Ns. Uti Rusdian Hidayat, M.Kep kembali dipercaya memimpin Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Yarsi Pontianak untuk periode 2026–2030.
Pengangkatan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Ketua Pengurus Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) Pontianak Nomor 02 Tahun 2026 tanggal 1 September 2026.
Ketua Pengurus Yayasan Rumah Sakit Islam Yarsi Pontianak, Drs. Suhadi, S.W., M.Si., mengatakan, keputusan mengangkat kembali Ns. Uti Rusdian Hidayat sebagai Ketua STIKes Yarsi Pontianak didasarkan pada tiga aspek pertimbangan, yakni aspek yuridis, organisasi dan kinerja.
“Pertimbangan pengangkatan kembali ini mencakup tiga aspek, yaitu aspek yuridis, aspek organisasi dan aspek kinerja,” ujar Suhadi.
Dari aspek yuridis, Suhadi menjelaskan, Ns. Uti Rusdian Hidayat baru menjalani satu periode sebagai Ketua STIKes Yarsi Pontianak. Dengan demikian, yang bersangkutan masih dapat diusulkan kembali untuk memimpin perguruan tinggi tersebut.
Selain itu, pengangkatan tersebut juga mempertimbangkan Surat Ketua Senat STIKes Yarsi Pontianak Nomor 022/SENAT/STIKes/VII/2026 tanggal 31 Juli 2026 tentang Usulan Ketua STIKes Yarsi Pontianak.
Pertimbangan lainnya adalah persetujuan Ketua Pembina Yarsi Pontianak terhadap pengangkatan Ns. Uti Rusdian Hidayat, M.Kep sebagai Ketua STIKes Yarsi Pontianak periode 2026–2030.
Dorong Transformasi Menjadi Universitas Yarsi
Sementara dari aspek organisasi, Suhadi menyebut Yayasan Rumah Sakit Islam Yarsi Pontianak saat ini tengah mempersiapkan agenda besar, yakni penggabungan STIKes Yarsi dan Akademi Farmasi (AKFAR) Yarsi menjadi Universitas Yarsi.
Rencana tersebut juga disertai dengan penambahan sejumlah program studi baru, antara lain S1 Agribisnis, S1 Agroteknologi, S1 Kewirausahaan dan S1 Manajemen Bisnis Internasional.
Menurut Suhadi, proses penggabungan STIKes dan AKFAR menjadi Universitas Yarsi saat ini masih berjalan di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
“Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama, izin operasional Universitas Yarsi segera terbit,” harapnya.
Selain mempersiapkan transformasi kelembagaan, STIKes Yarsi Pontianak juga terus memperkuat sumber daya manusia guna menghasilkan lulusan yang unggul sekaligus memiliki akhlak mulia.
Kinerja STIKes Terus Meningkat
Dari aspek kinerja, Suhadi mengatakan, perkembangan STIKes Yarsi Pontianak menunjukkan tren positif. Hal itu terlihat dari peningkatan jumlah penerimaan mahasiswa baru serta berbagai capaian dalam pengembangan sumber daya manusia.
“Berdasarkan data yang ada, grafik STIKes dalam penerimaan mahasiswa baru maupun dalam mempersiapkan sumber daya manusia mengalami peningkatan yang signifikan,” katanya.
Saat ini, jumlah mahasiswa STIKes Yarsi Pontianak telah mencapai 261 orang.
Tidak hanya dari sisi jumlah mahasiswa, peningkatan juga terlihat dalam capaian akreditasi program studi. Sejumlah program studi yang sebelumnya memperoleh predikat Baik Sekali, kini berhasil meningkat menjadi Unggul, di antaranya Program Studi S1 Keperawatan dan Profesi Ners.
Capaian tersebut dinilai menjadi modal penting bagi STIKes Yarsi Pontianak dalam menghadapi proses transformasi kelembagaan menuju Universitas Yarsi.
Diminta Segera Susun Struktur Wakil Ketua
Suhadi berharap, Ns. Uti Rusdian Hidayat dapat segera menjalankan tugas pada periode keduanya dengan memperkuat koordinasi dan implementasi berbagai kebijakan strategis yang telah dirumuskan bersama.
Pengurus Yayasan juga meminta Ketua STIKes Yarsi Pontianak segera mengusulkan Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II. Kedua posisi tersebut diharapkan dapat membantu Ketua STIKes dalam menjalankan berbagai kebijakan dan program kerja perguruan tinggi.
Penyerahan SK pengangkatan Ketua STIKes Yarsi Pontianak periode 2026–2030 tersebut dilaksanakan pada 1 September 2026, bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan Ketua dan Wakil Ketua STIKes Yarsi Pontianak periode 2022–2026 pada 31 Agustus 2026.
Dengan kepemimpinan baru untuk periode 2026–2030, STIKes Yarsi Pontianak diharapkan semakin mampu meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat sumber daya manusia dan mempercepat proses transformasi menuju Universitas Yarsi.
Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






