SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Tim Mabes TNI Tuntaskan Penyuluhan Karhutla di Sanggau, Ini Pesan Wabup Susana

Tim Mabes TNI Tuntaskan Penyuluhan Karhutla di Sanggau, Ini Pesan Wabup Susana

Pelepasan Tim Pemantau Mabes TNi (suarakalbar.co.id/cok)

Sanggau (Suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten Sanggau resmi melepas kepulangan Tim Pemantauan dan Penyuluhan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI ke Jakarta. Pelepasan berlangsung di Aula Daranante Kantor Bupati Sanggau, Jumat (18/09/2026).

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, Sekda Sanggau Aswin Khatib, Brigjen TNI Eri Nasuhi, Brigjen TNI T. Chaniago, sejumlah perwira Tim Mabes TNI, Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Nurrahman Gindha Dradhizya, serta Pasi Ops Kodim 1204/Sanggau Kapten Inf A.A. Siregar.

Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Mabes TNI yang telah melaksanakan pemantauan dan penyuluhan Karhutla selama kurang lebih satu bulan di Kabupaten Sanggau.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sanggau, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Mabes TNI yang telah melaksanakan tugas pemantauan dan penyuluhan Karhutla di Kabupaten Sanggau,” ujar Susana.

Susana menilai pendekatan edukasi yang dilakukan secara humanis kepada masyarakat dan peladang memberikan dampak positif dalam upaya menekan potensi Karhutla.

Ia juga menyebut Pemkab Sanggau masih menghadapi tantangan akibat Karhutla, mulai dari dampak kabut asap, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), hingga persoalan kekeringan dan kebutuhan air bersih.

“Agenda pemantauan dan penyuluhan dari komando pusat berakhir hari ini. Namun, komitmen kita di daerah tidak akan surut. Seluruh instrumen Satgas Karhutla akan terus melanjutkan estafet kesiagaan darurat dan pengawasan secara konsisten,” tegasnya.

Wabup Susana berharap edukasi yang telah diberikan dapat terus diterapkan masyarakat, khususnya dalam mendorong pembukaan lahan tanpa bakar, sehingga Karhutla tidak menjadi agenda rutin setiap tahun.

“Kami mendoakan seluruh tim diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran dalam perjalanan hingga kembali ke satuan dan berkumpul dengan keluarga. Dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan di Kabupaten Sanggau menjadi amal bakti terbaik bagi bangsa dan negara,” ucapnya saat melepas tim secara resmi.

Sementara itu, Ketua Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI Brigjen TNI T. Chaniago menyampaikan, selama kurang lebih satu bulan bertugas di Sanggau, tim telah mendatangi 163 desa dan tiga kelurahan.

Penyuluhan dilakukan dengan pendekatan dialogis, tidak hanya satu arah, tetapi berdiskusi langsung dengan masyarakat untuk mengidentifikasi persoalan di lapangan sekaligus menawarkan solusi.

“Kurang lebih 6.000 hingga hampir 7.000 masyarakat sudah kami ajak berdialog. Kami datang ke desa-desa untuk memberikan pemahaman agar bersama-sama menjaga Sanggau supaya tidak menjadi daerah yang mengalami bencana akibat kebakaran hutan dan lahan,” ujar Chaniago.

Salah satu materi utama yang disampaikan adalah penerapan Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB). Berdasarkan kuesioner yang dilakukan tim, sekitar 78 persen responden menyatakan mendukung pembukaan lahan tanpa bakar.

“Tradisi membakar lahan sudah berlangsung secara turun-temurun. Mengubah pola pikir tentu membutuhkan waktu, tetapi paling tidak keinginan dan respons masyarakat terhadap pembukaan lahan tanpa bakar sudah menunjukkan hal yang positif,” pungkasnya.

Penulis: Darmansyah

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play