Gubernur Kalbar Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong Atasi Karhutla
Kubu Raya (Suara Kalbar) – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat semangat gotong royong dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
Ajakan tersebut disampaikan Ria Norsan saat meninjau langsung lokasi karhutla di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (3/9/2026).
Menurutnya, penanganan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah dan aparat. Keterlibatan masyarakat diperlukan, baik dalam membantu penanganan kebakaran di lapangan maupun mencegah munculnya titik api baru.
“Ini tugas kita bersama. Mari kita jaga Kalimantan Barat dari asap. Yang bisa membantu tenaga, silakan membantu. Yang bisa membantu logistik, silakan membantu. Yang paling penting, jangan ada lagi yang membakar lahan,” tegas Ria Norsan.
Ia juga meminta seluruh pihak mengedepankan kebersamaan dan tidak saling menyalahkan dalam menghadapi kondisi karhutla. Menurutnya, sinergi dan kepedulian bersama menjadi kunci agar kebakaran dapat segera dikendalikan.
“Mari kita bersatu, bergotong royong, dan bersama-sama mengatasi masalah yang kita hadapi,” lanjutnya.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur turut memberikan bantuan kepada tim relawan yang bertugas di lapangan. Bantuan yang disalurkan berupa makanan dan minuman, vitamin, masker, serta perlengkapan pemadaman.
Ria Norsan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla, mulai dari TNI, Polri, Manggala Agni, PMI, Karang Taruna, Pramuka hingga masyarakat yang secara langsung membantu upaya pemadaman.
“Terima kasih kepada seluruh petugas dan relawan yang sudah bekerja di lapangan. Semoga kebersamaan dan kerja keras ini dapat mempercepat penanganan karhutla,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antarpihak dan kecepatan penanganan di lapangan terus diperkuat sehingga karhutla dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lainnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga terus memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak. Dukungan tersebut antara lain dilakukan melalui pembukaan posko kesehatan dan pembagian masker gratis bagi masyarakat di Desa Limbung dan sekitarnya.
Pemprov Kalbar kembali mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan. Pencegahan dini dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko meluasnya karhutla, terutama di tengah kondisi kemarau.
Melalui semangat gotong royong dan sinergi seluruh elemen, pemerintah berharap upaya penanganan karhutla dapat berjalan lebih cepat dan efektif, sehingga masyarakat Kalimantan Barat dapat beraktivitas dengan aman serta terbebas dari ancaman asap.
Penulis: Layli/r
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS





