Volkswagen Luncurkan E-Bike Pintar dengan Radar dan Kamera, Bisa Pantau Kendaraan dari Belakang
Suara Kalbar – Volkswagen menggandeng perusahaan spesialis sepeda listrik premium, n+, untuk meluncurkan sepeda listrik (e-bike) pintar berlisensi yang dibekali beragam teknologi keselamatan canggih. Inovasi ini dirancang untuk meningkatkan kewaspadaan pesepeda terhadap kondisi lalu lintas, terutama kendaraan yang datang dari arah belakang.
Dikutip dari Carscoops, Senin (20/7/2026), salah satu fitur unggulan yang disematkan adalah Smart View, sistem yang menggabungkan kamera belakang dan sensor radar guna memantau situasi di belakang pengendara secara real time.
Melalui layar yang terpasang di setang, pengendara dapat melihat kondisi lalu lintas di belakang tanpa perlu menoleh. Sementara sensor radar akan memberikan peringatan ketika kendaraan mendekat, sehingga pengendara memiliki waktu lebih untuk mengantisipasi potensi kecelakaan.
Teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan keselamatan, terutama saat melintas di jalan raya dengan lalu lintas yang padat.
Tak hanya itu, Volkswagen juga menyematkan sistem pencahayaan pintar yang terinspirasi dari teknologi otomotif modern. Strip LED yang membentang di sepanjang rangka sepeda berfungsi sebagai lampu siang hari sekaligus lampu indikator saat bermanuver.
Ketika pengendara mengerem, lampu otomatis berubah menjadi merah. Sementara saat berbelok, lampu akan berkedip kuning sebagai penanda arah agar pengguna jalan lain dapat mengetahui manuver yang akan dilakukan.
Selain e-bike, Volkswagen turut memperkenalkan helm pintar yang terintegrasi langsung dengan sistem pencahayaan sepeda. Helm tersebut dilengkapi lampu bawaan yang bekerja secara sinkron dengan sistem lampu pada e-bike.
Helm pintar itu juga dibekali sensor pendeteksi benturan yang mampu menghubungi kontak darurat secara otomatis apabila pengendara mengalami kecelakaan.
Volkswagen juga menghadirkan kacamata pintar yang terhubung dengan kamera dan radar pada sepeda listrik. Perangkat ini mampu menampilkan petunjuk navigasi, peringatan lalu lintas, hingga berbagai informasi perjalanan langsung ke bidang pandang pengendara melalui teknologi augmented reality (AR).
Teknologi pada kacamata pintar tersebut dikembangkan oleh para insinyur yang sebelumnya berpengalaman merancang sistem tampilan untuk helm pilot militer.
Meski sebagian pesepeda lebih menyukai pengalaman berkendara yang sederhana tanpa perangkat digital, Volkswagen menilai kombinasi radar, kamera, helm pintar, dan kacamata AR dapat memberikan perlindungan tambahan saat bersepeda di jalan raya yang memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi.
Sumber: Beritasatu.com






