SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Sport Gubernur Kalbar Ria Norsan Dorong Pembinaan Berkelanjutan untuk Cetak Atlet Berprestasi

Gubernur Kalbar Ria Norsan Dorong Pembinaan Berkelanjutan untuk Cetak Atlet Berprestasi

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan secara resmi membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tenis Lapangan PELTI Cup II Kalimantan Barat Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Tenis Palapa, Pontianak, Rabu (8/7/2026). SUARAKALBAR.CO.ID/ist

Pontianak (Suara Kalbar) – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan secara resmi membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tenis Lapangan PELTI Cup II Kalimantan Barat Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Tenis Palapa, Pontianak, Rabu (8/7/2026).

Kejuaraan yang menjadi ajang pembinaan atlet tenis lapangan tingkat provinsi tersebut dihadiri Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PELTI Kalimantan Barat, perwakilan Forkopimda Kalbar, Dirut PT Bank Kalbar, Pengurus KONI Kalbar, Pengurus KONI Kota Pontianak, para atlet, wasit, official, serta insan olahraga tenis lapangan.
Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan apresiasi kepada Pengprov PELTI Kalimantan Barat atas komitmennya menyelenggarakan Kejurprov sebagai bagian dari upaya pembinaan olahraga prestasi di daerah.

Menurutnya, olahraga tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas fisik ataupun ajang kompetisi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membentuk sumber daya manusia yang sehat, disiplin, tangguh, berkarakter, dan memiliki daya saing.

“Melalui olahraga kita menanamkan nilai-nilai kejujuran, kerja keras, sportivitas, tanggung jawab, serta semangat pantang menyerah. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas utama. Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat jasmani, kuat mental, dan memiliki karakter yang mampu membawa Kalimantan Barat semakin maju dan berdaya saing,” ujar Norsan.

Norsan menegaskan, Kejurprov PELTI Cup II merupakan bagian penting dalam proses pembinaan atlet. Kompetisi yang diselenggarakan secara rutin dan berkualitas diyakini mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang kelak menjadi kebanggaan Kalimantan Barat di tingkat nasional bahkan internasional.

Ia berharap kejuaraan ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi wadah pembinaan yang berkelanjutan. Menurutnya, pembinaan atlet harus dimulai sejak usia dini melalui kompetisi yang rutin, sistematis, dan berkualitas agar mampu mencetak petenis-petenis terbaik yang siap bersaing pada berbagai ajang bergengsi, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Apabila pembinaan terus dilakukan secara berkesinambungan dan kompetisi terus diperbanyak, saya optimistis olahraga tenis lapangan Kalimantan Barat akan semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan prestasi olahraga daerah,” katanya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Norsan mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari PELTI, KONI, pemerintah kabupaten dan kota, dunia usaha, sekolah, perguruan tinggi, klub olahraga hingga para orang tua untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berprestasi.

“Prestasi olahraga adalah hasil kerja bersama, bukan hanya tanggung jawab atlet semata. Karena itu, sinergi seluruh pihak sangat diperlukan agar pembinaan atlet berjalan secara berkesinambungan,” tegasnya.

Selain memberikan motivasi kepada para atlet, Gubernur juga memberikan sejumlah masukan kepada panitia penyelenggara agar pelaksanaan Kejurprov pada tahun-tahun mendatang dapat dikemas lebih matang, lebih meriah, serta mempertimbangkan waktu pelaksanaan pada hari libur sehingga lebih banyak masyarakat dan pencinta tenis dapat hadir menyaksikan jalannya pertandingan.

Kepada seluruh peserta, Gubernur Norsan berpesan agar menjadikan kejuaraan ini sebagai sarana mengasah kemampuan sekaligus mempererat persaudaraan antaratlet.

“Bertandinglah dengan penuh semangat, percaya diri, disiplin, dan junjung tinggi sportivitas. Jadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. Yang menang jangan berbangga hati, yang belum berhasil jangan berkecil hati. Menang maupun kalah adalah bagian dari proses, namun menjaga integritas dan menghormati lawan merupakan kemenangan yang sesungguhnya,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelatih, wasit, official, dan panitia yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan Kejurprov PELTI Cup II Tahun 2026.

“Mari kita jadikan PELTI Cup II Tahun 2026 sebagai momentum mempererat persaudaraan, meningkatkan kualitas atlet, sekaligus memperkuat semangat untuk membawa olahraga Kalimantan Barat semakin maju,” tutupnya.

Pembukaan Kejurprov PELTI Cup II Kalimantan Barat Tahun 2026 ditandai dengan seremoni pemukulan bola tenis (serve) secara bersama-sama oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ketua Pengprov PELTI Kalbar, serta jajaran Forkopimda yang hadir di Lapangan Tenis Palapa.

Penulis: Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play