Threads Tembus 500 Juta Pengguna Aktif Bulanan, Kian Dekati X
Suara Kalbar – Platform media sosial Threads yang dikembangkan Meta terus mencatatkan pertumbuhan signifikan sejak diluncurkan pada 2023. Terbaru, Meta mengumumkan jumlah pengguna aktif bulanan (monthly active users/MAU) Threads telah menembus angka 500 juta pengguna di seluruh dunia.
Capaian tersebut memperkuat posisi Threads sebagai salah satu platform media sosial dengan pertumbuhan tercepat dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah pengguna itu juga membuat Threads semakin mendekati X, platform media sosial milik Elon Musk yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.
Mengutip laporan Mashable, Rabu (17/6/2026), berbagai estimasi menyebutkan X saat ini memiliki sekitar 560 juta pengguna aktif bulanan. Namun, perusahaan milik Musk tersebut tidak lagi secara rutin mempublikasikan data resmi terkait jumlah penggunanya.
Threads hadir pada 2023 sebagai alternatif bagi pengguna yang mencari pengalaman media sosial berbasis percakapan. Kehadirannya bertepatan dengan berbagai perubahan besar yang dilakukan Elon Musk setelah mengakuisisi Twitter pada 2022 dan mengubah namanya menjadi X.
Sejak proses akuisisi tersebut, X melakukan sejumlah langkah strategis, mulai dari pengurangan jumlah karyawan dalam skala besar hingga perubahan kebijakan moderasi konten. Situasi itu membuka ruang bagi platform pesaing untuk menarik perhatian pengguna yang menginginkan pengalaman berbeda.
Meta menyebut salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan Threads adalah fitur Communities. Fitur ini memungkinkan pengguna bergabung dalam kelompok diskusi berdasarkan minat atau topik tertentu sehingga interaksi menjadi lebih terarah.
Seiring meningkatnya aktivitas pengguna dalam berbagai komunitas, Meta resmi mengakhiri status beta pada fitur Communities dan menghadirkan sejumlah pembaruan untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Salah satu pembaruan yang diperkenalkan adalah Communities Hub, yakni pusat komunitas yang dapat diakses langsung melalui menu utama aplikasi. Melalui fitur ini, pengguna dapat lebih mudah menemukan komunitas baru sekaligus berpindah dari satu komunitas ke komunitas lainnya.
Meta juga menambahkan ikon khusus untuk setiap komunitas agar lebih mudah dikenali. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu pengguna menavigasi berbagai kelompok diskusi dengan lebih cepat dan efisien.
Selain itu, perusahaan memperkenalkan fitur Community Progress yang berfungsi menampilkan potensi suatu topik untuk berkembang menjadi komunitas baru. Penilaian tersebut didasarkan pada tingkat popularitas serta interaksi yang terjadi di antara pengguna.
Meta turut memperluas program Community Champion, yakni status yang diberikan kepada pengguna yang aktif berkontribusi dalam berbagai komunitas. Program ini diharapkan mampu mendorong partisipasi yang lebih besar dalam membangun ekosistem diskusi yang sehat.
Di sisi lain, fitur Local Communities mulai diperluas dengan dukungan tag bahasa lokal di sejumlah negara Asia, termasuk Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan. Fitur tersebut dirancang untuk memperkuat keterlibatan pengguna berdasarkan bahasa dan wilayah masing-masing.
Tak hanya fokus pada komunitas, Threads juga meluncurkan fitur baru bernama Your Algo. Fitur ini memungkinkan pengguna mengatur secara lebih spesifik jenis percakapan dan konten yang ingin ditampilkan pada linimasa mereka.
Your Algo merupakan pengembangan dari fitur Dear Algo yang telah tersedia sebelumnya. Bedanya, pengguna kini dapat menentukan durasi preferensi algoritma yang dipilih, mulai dari satu hari, tiga hari, hingga tujuh hari.
Meski demikian, Meta belum menyediakan opsi pengaturan permanen untuk preferensi tersebut. Artinya, pengguna perlu memperbarui pengaturan secara berkala apabila ingin mempertahankan jenis konten tertentu tetap muncul di linimasa mereka.
Sumber: Beritasatu.com






