SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Otomotif Tembus 315 Km/Jam, CFMoto V4 SR-RR Siap Tantang Ducati dan Honda di Kelas Superbike

Tembus 315 Km/Jam, CFMoto V4 SR-RR Siap Tantang Ducati dan Honda di Kelas Superbike

CFMoto V4 SR-RR resmi jadi motor bensin China tercepat usai tembus 315,82 km/jam. Dibekali mesin V4 997cc, superbike ini siap menantang dominasi merek dunia. (Autoevolution/DOK)

Suara Kalbar – Produsen sepeda motor asal China, CFMoto, semakin menunjukkan keseriusannya dalam bersaing di segmen motor performa tinggi dunia. Melalui prototipe terbarunya, CFMoto V4 SR-RR, perusahaan berhasil mencetak rekor baru dengan kecepatan maksimum mencapai 315,82 kilometer per jam.

Pengujian tersebut dilakukan di Lapangan Pengujian Otomotif Shangrao, Provinsi Jiangxi, China. Hasilnya, V4 SR-RR resmi menyandang predikat sebagai sepeda motor bermesin bensin buatan China tercepat yang pernah diproduksi.

Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi industri otomotif roda dua Negeri Tirai Bambu. Selama bertahun-tahun, segmen superbike berkapasitas besar masih didominasi oleh pabrikan Jepang dan Eropa. Kini, CFMoto mulai menunjukkan ambisi untuk masuk dan bersaing di pasar yang selama ini dikuasai para pemain lama tersebut.

Sejumlah pengamat industri menilai langkah CFMoto menjadi sinyal bahwa produsen China tidak lagi hanya bermain di kelas menengah, tetapi mulai serius membangun motor performa tinggi yang mampu bersaing secara global.

Menariknya, motor yang digunakan untuk mencetak rekor tersebut bukanlah unit balap yang mendapatkan modifikasi ekstrem. CFMoto menyebut V4 SR-RR sebagai prototipe pra-produksi, yang menandakan model ini telah memasuki tahap pengembangan akhir sebelum menuju jalur produksi massal.

Di balik performa impresifnya, V4 SR-RR mengandalkan mesin V4 berkapasitas 997 cc berpendingin cairan yang dikembangkan secara mandiri oleh CFMoto. Mesin tersebut mampu berputar hingga 15.000 rpm dan menghasilkan tenaga lebih dari 210 daya kuda (hp).

Kombinasi tenaga besar dan bobot kering sekitar 180 kilogram membuat rasio tenaga terhadap bobot motor ini berada di level yang mampu bersaing dengan sejumlah superbike premium dunia.

Wakil Presiden CFMoto, Chen Zhiyong, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari investasi jangka panjang perusahaan dalam bidang riset dan pengembangan teknologi.

“Terobosan ini lahir dari komitmen jangka panjang CFMoto terhadap penelitian dan pengembangan mandiri, serta penyempurnaan teknologi melalui pengalaman di ajang balap internasional,” ujarnya.

Menurut Chen, industri sepeda motor China saat ini telah mengalami transformasi besar. Jika sebelumnya dikenal sebagai pengikut perkembangan teknologi global, kini produsen lokal mulai tampil sebagai penantang yang patut diperhitungkan.

Tak hanya mengandalkan performa mesin, CFMoto juga membekali V4 SR-RR dengan berbagai teknologi modern yang lazim ditemukan pada superbike kelas premium.

Salah satu fitur unggulannya adalah sistem sayap aerodinamis aktif elektronik atau electronically active wing system. Teknologi tersebut diklaim mampu mengurangi hambatan udara hingga 12 persen saat akselerasi sekaligus meningkatkan downforce roda depan hingga 45 persen ketika motor melaju dalam kecepatan tinggi.

Selain itu, motor ini juga dibekali paket elektronik berbasis sensor IMU enam sumbu yang mencakup e-CBS, Cornering ABS, quickshifter dua arah, traction control, hingga cruise control.

Saat ini perhatian pecinta otomotif tertuju pada strategi harga yang akan diterapkan CFMoto ketika motor tersebut resmi dipasarkan.

Jika dibanderol di kisaran 15.000 dolar AS atau sekitar Rp240 juta, V4 SR-RR berpotensi menjadi pesaing kuat bagi model-model Jepang seperti Suzuki GSX-R1000 maupun Honda CBR1000RR.

Namun, melihat spesifikasi mesin V4 serta teknologi canggih yang dibawanya, tidak menutup kemungkinan CFMoto akan memosisikan motor ini di kelas yang lebih premium. Jika harga akhirnya berada di kisaran 20.000 dolar AS atau sekitar Rp320 juta, maka V4 SR-RR akan langsung berhadapan dengan nama besar seperti Ducati Panigale V4 dan Aprilia RSV4.

Apapun strategi yang dipilih, kehadiran CFMoto V4 SR-RR menunjukkan bahwa peta persaingan superbike global mulai berubah. Produsen China kini tidak lagi hanya menjadi alternatif, tetapi mulai tampil sebagai penantang serius di segmen motor performa tinggi dunia.

Sumber: Beritasatu.com

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play