Anthropic Rilis Claude Fable 5, AI Baru yang Diklaim Lampaui GPT-5.5
Suara Kalbar – Perusahaan pengembang kecerdasan buatan Anthropic resmi meluncurkan Claude Fable 5, model AI terbaru yang menjadi versi publik pertama dari keluarga model Mythos. Sebelumnya, teknologi tersebut hanya tersedia secara terbatas karena pertimbangan keamanan.
Peluncuran Claude Fable 5 segera menarik perhatian komunitas teknologi. Anthropic mengklaim model ini merupakan sistem AI paling kuat yang pernah mereka sediakan untuk pengguna umum, dengan kemampuan menangani tugas kompleks dalam skala yang jauh lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya.
Salah satu penguji awal model tersebut adalah Ethan Mollick, peneliti AI sekaligus akademisi dari University of Pennsylvania. Dalam ulasannya yang dipublikasikan melalui Substack pada 9 Juni 2026, Mollick menyebut Claude Fable 5 menunjukkan lompatan kemampuan yang signifikan dibandingkan model AI publik lain yang pernah ia gunakan.
Menurut dia, model tersebut mampu menjalankan instruksi yang sangat panjang dan kompleks, bahkan bekerja selama berjam-jam untuk menyelesaikan tugas dengan spesifikasi multihalaman. Kemampuan itu membuat Claude Fable 5 dinilai cocok untuk proyek perangkat lunak maupun pekerjaan berbasis pengetahuan yang sebelumnya membutuhkan waktu pengerjaan lebih lama.
Salah satu demonstrasi yang paling banyak diperbincangkan adalah kemampuannya menciptakan video game hanya melalui satu perintah awal di Claude Code. Dalam pengujian yang dilakukan Mollick, model tersebut berhasil menghasilkan sejumlah permainan sederhana, mulai dari Snake hingga game eksplorasi bertajuk Strata.
Tak hanya menghasilkan kode permainan, Claude Fable 5 juga mampu membangun elemen visual dan mekanisme permainan yang dapat langsung dijalankan. Kemampuan tersebut menunjukkan perkembangan signifikan pada kategori agentic coding, yakni AI yang mampu menyelesaikan proyek pemrograman secara lebih mandiri.
Selain pengembangan perangkat lunak, model ini juga menunjukkan kemampuan dalam mengolah data spasial. Mollick mengungkapkan Claude Fable 5 dapat membuat peta isokronik yang memvisualisasikan estimasi waktu tempuh antarlokasi dengan tingkat detail yang dinilai cukup mengesankan.
Anthropic menyatakan Claude Fable 5 dibangun menggunakan fondasi teknologi yang sama dengan Claude Mythos 5, model yang sebelumnya dianggap terlalu berisiko untuk dirilis secara luas. Perbedaan utamanya terletak pada lapisan keamanan tambahan yang membatasi akses terhadap kemampuan tertentu.
Untuk mengurangi potensi penyalahgunaan, Anthropic memasang sistem pengklasifikasi yang memantau permintaan pengguna. Jika sistem mendeteksi kueri yang berkaitan dengan keamanan siber, biologi, kimia, atau eksplorasi kemampuan AI tingkat lanjut, permintaan tersebut akan dialihkan ke model lain yang memiliki pembatasan lebih ketat.
Perusahaan menyebut kurang dari lima persen sesi penggunaan memicu mekanisme pengalihan tersebut. Namun, Anthropic mengakui sistem masih disetel secara konservatif sehingga dalam beberapa kasus dapat menandai permintaan yang sebenarnya tidak berbahaya.
Bersamaan dengan peluncuran Fable 5, Anthropic juga membuka akses Claude Mythos 5 kepada sejumlah mitra tepercaya untuk kebutuhan pengujian terbatas. Model Mythos merupakan versi yang memiliki kemampuan lebih luas, tetapi tidak tersedia bagi pengguna umum.
Dalam evaluasi internal perusahaan, Claude Fable 5 disebut unggul di berbagai kategori utama, mulai dari rekayasa perangkat lunak, pekerjaan berbasis pengetahuan, visi komputer, hingga penelitian ilmiah. Anthropic juga mengklaim model tersebut mampu mengungguli GPT-5.5 dan Claude Opus 4.8 dalam sejumlah pengujian agentic coding.
Salah satu contoh yang dipaparkan perusahaan berasal dari Stripe. Dalam akses awal yang diberikan kepada perusahaan fintech tersebut, Claude Fable 5 diklaim mampu menyelesaikan migrasi basis kode Ruby berukuran sekitar 50 juta baris dalam waktu satu hari. Proyek serupa diperkirakan membutuhkan waktu lebih dari dua bulan jika dikerjakan oleh tim insinyur perangkat lunak secara konvensional.
Meski demikian, peluncuran Claude Fable 5 tetap memicu perdebatan di kalangan pemerhati keamanan AI. Dalam beberapa bulan terakhir, Anthropic berulang kali menyatakan model kelas Mythos memiliki tingkat kemampuan yang berpotensi menimbulkan risiko apabila dilepas tanpa pengamanan yang memadai.
Menurut dokumen sistem yang dipublikasikan perusahaan, Claude Fable 5 masih menunjukkan sejumlah karakteristik yang juga ditemukan pada model AI generasi terbaru lainnya, termasuk kecenderungan halusinasi, jawaban yang tidak sepenuhnya akurat, serta perilaku yang terlalu berupaya menyenangkan pengguna.
Anthropic menegaskan pendekatan keamanan terhadap model tersebut masih terus dikembangkan. Perusahaan menyatakan lebih dari 1.000 jam pengujian eksternal telah dilakukan untuk mencari celah keamanan, meskipun sejumlah peneliti independen tetap menilai pengawasan terhadap model AI berkemampuan tinggi perlu terus diperketat.
Claude Fable 5 kini tersedia bagi seluruh pengguna Claude melalui layanan berlangganan maupun API. Anthropic menetapkan tarif penggunaan sebesar US$ 10 per satu juta token input dan US$ 50 per satu juta token output. Pengguna berlangganan juga memperoleh akses tanpa biaya tambahan hingga 22 Juni 2026 sebelum sistem beralih ke skema kredit penggunaan.
Sumber: Beritasatu.com






