SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Lifestyle Rangkul Puluhan Teman Tuli, Maktab Tuli As-Sami Gelar Nobar Film ‘Semua Akan Baik-Baik Saja’

Rangkul Puluhan Teman Tuli, Maktab Tuli As-Sami Gelar Nobar Film ‘Semua Akan Baik-Baik Saja’

Foto bersama usai Nobar Film Semua Akan Baik-Baik Saja yang digelar oleh Yayasan Mahtab Tuli As-Sami Pontianak pada Rabu (13/05/2026). SUARAKALBAR.CO.ID/Meriy

Pontianak (Suara Kalbar) – Yayasan Maktab Tuli As-Sami gelar nonton bareng film “Semua Akan Baik-Baik Saja” bersama komunitas disabilitas dan aktivis inklusi di Kota Pontianak. Kegiatan yang digelar pada Rabu (13/05/2026) ini diadakan di Studio XXI Ayani Mega Mall.

Ketua Yayasan Maktab Tuli As-Sami, Fakhrul Maulana mengatakan bahwa kegiatan hari mengadirkan sekitar 75 orang teman tuli bersama pendampingnya, baik orang tua ataupun kerabat.

“Iya kita disini menyediakan tadi sekitar 75 tiket nonton hari ini,” katanya.

Film Semua Akan Baik-Baik Saja ini juga di pilih karena menghadirkan drama keluarga dan anak disabilitas didalamnya, sehingga diharapkan penonton dapat mengambil pelajaran dari film ini.

“pertama, karena pertama kan filmnya tentang keluarga. Kedua, ada disabilitas juga.
Nah, karena saya aktivis inklusif disabilitas, saya tuh pengen teman-teman komunitas itu terutama yang orang non-disabilitas ya, bahwa semakin aware dengan orang-orang disabilitas,” ujar Fakhrul.

Ia juga menceritakan tentang tokoh Alim dalam film tersebut yang bermain sangat natural meskipun memiliki keterbatasan.

“Tadi kan liat tuh si Alim bener-bener keren ya, sangat-sangat, apa sih bahasanya? Main filmnya bagus sekali, kayak natural. Nah, kalau orang ngeliatnya tuh, bener-bener kita tuh ada rasa iba terhadap teman-teman disabilitas, dan dapat melihat bagaimana perjuangan mereka untuk itu,” tambahnya.

Selain teman-teman tuli, nobar ini juga diikuti oleh dosen, mahasiswa psikologi, PKBI hingga media.

Melihat antusias penonton yang senang dengan nobar ini membuat Fakhrul bersyukur, ia mengatakan bahwa ini pertama kalinya Maktab Tuli As-Sami menggelar Nonton Bareng teman-teman tuli.

“iyaa, Pertama kali ini kita adakan, ternyata euforia orang-orang sangat suka sekali, tadi ada yang nangis juga nonton filmnya karena memang ada part yang sedih,” ujarnya.

Akan tetapi ia juga menyatakan sedikit kekecewaanya karena tidak ada subtitle di film ini sehingga penonton tuli tidak bisa mengetahui alur ceritanya selain dari visualisasi film.

“Iya itu yang kita agak kecewakan karenakan filmnya ada disabilitasnya, jadi kita berekspestasi ini ada subtitlenya sehingga teman-teman tuli juga dapat menikmati filmnya dengan baik,cuma ya kalau diliat mereka menikmati filmnya,” pungkasnya.

Penulis: Meriyanti Rahmah

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play