SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Kayong Utara Gubernur Kalbar Instruksikan Prioritas Infrastruktur Pendidikan 2027, Asrama Siswa Jadi Fokus Utama

Gubernur Kalbar Instruksikan Prioritas Infrastruktur Pendidikan 2027, Asrama Siswa Jadi Fokus Utama

Gubernur Kalbar Ria Norsan saat meninjau SMKN 1 Sukadana, Jumat (10/4/2026). SUARAKALBAR.CO.ID/HO-Adpim

Kayong Utara (Suara Kalbar) – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar untuk segera memetakan skala prioritas pembangunan infrastruktur pendidikan pada Tahun Anggaran 2027.

Instruksi tersebut disampaikan usai dirinya meninjau langsung fasilitas pendukung bagi siswa dan tenaga pengajar di SMKN 1 Sukadana, Jumat (10/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, kebutuhan asrama siswa dinilai menjadi prioritas paling mendesak. Hal ini disebabkan tingginya jumlah peserta didik yang berasal dari luar daerah dan wilayah kepulauan, seperti Pulau Luar, Sandai, Siduk, hingga Seponti.

“Selama ini para siswa dari pulau-pulau tersebut sering terkendala transportasi, terutama saat gelombang tinggi atau cuaca buruk (musim ribut) sehingga mereka tidak dapat pulang ke rumah,” ujar Ria Norsan.

Ia menegaskan, keberadaan asrama yang representatif sangat penting untuk memberikan rasa aman sekaligus menjamin keberlangsungan proses belajar mengajar tanpa terganggu faktor cuaca.

“Keberadaan asrama akan membantu anak-anak kita tetap fokus belajar dan memiliki tempat tinggal yang layak saat kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk pulang,” tambahnya.

Selain pembangunan asrama siswa, Gubernur juga menyoroti pentingnya penyediaan rumah dinas bagi guru sebagai prioritas kedua. Menurutnya, banyak tenaga pendidik yang bertugas di Sukadana berasal dari luar daerah dan masih harus menyewa tempat tinggal.

“Rumah dinas guru penting untuk memberikan kenyamanan bagi tenaga pendidik dalam menjalankan tugas, sekaligus menarik minat guru berkualitas untuk mengabdi di Sukadana,” ungkapnya.

Prioritas ketiga dalam rencana pembangunan tahun 2027 adalah pembangunan pagar sekolah. Dengan jumlah siswa yang terus meningkat serta perkembangan lingkungan sekitar, keberadaan pagar permanen dinilai penting untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.

Pihak sekolah menyampaikan bahwa fasilitas dasar saat ini sudah cukup memadai berkat dukungan Dinas Pendidikan. Oleh karena itu, usulan pembangunan difokuskan pada tiga prioritas utama tersebut, dengan asrama siswa sebagai kebutuhan paling mendesak.

“Kita upayakan agar pada tahun 2027 dapat dianggarkan, terutama asrama siswa yang paling mendesak, sehingga anak-anak dari wilayah pulau memiliki tempat tinggal yang layak saat musim ribut,” pungkasnya.

Penulis: Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan