APJII Kalbar Gelar Rakerwil Perdana 2026, Usung Kolaborasi Digital untuk Kalbar Terkoneksi
Pontianak (Suara Kalbar)- Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Wilayah Kalimantan Barat menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) tahun 2026 di Hotel Ibis Pontianak pada Jumat (17/04/2026).
Rakerwil 2026 ini diadakan untuk menyusun program kerja, meningkatkan sinergi serta koodirnasi peran APJII di wilayah Kalimantan Barat.
Acara tersebut turut dihadiri berbagai pihak penting, di antaranya perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Kominfo Kalbar, jajaran Dewan Pengurus Pusat APJII, Dewan Pengawas APJII, serta para sponsor dan anggota APJII Kalbar.
Budi Hartono, Ketua Wilayah APJII Kalbar mengatakan bahwa kegiatan hari ini merupakan Rakerwil pertama Wilayah Kalimantan Barat karena APJII Wilayah Kalbar baru didirikan tahun 2025.
“Ini kita rapat kerja wilayah pertama, APJII Kalbar di Pontianak, dimana APJII Kalbar terbentuk tahun 2025, bulan Mei, Jadi ini rapat kerja wilaya pertama kita dengan tema kolaborasi digital untuk Kalbar terkoneksi,” ujarnya saat diwawancarai pada Jumat (17/04/2026).
Budi berharap melalui kegiatan ini anggota APJII yang sudah ada dapat berpartisipasi aktif dalam memberikan ide, masukan, gagasan dari anggota untuk kemajuan organisasi.
“Tujuannya yang ingin kita capai adalah melalui Rakerwil ini kita berharap semua bisa kontribusi aktif dalam memberikan ide, masukan, gagasan dari anggota, demi kemajuan organisasi dan juga yang pastinya harus bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Sebagai organisasi yang baru di Kalbar, APJII Wilayah Kalimantan Barat saat ini memiliki sekitar 25 anggota.
“Saat ini kita sudah punya 25 anggota, 26 bentar lagi, kalau akhir bulan mungkin 30 orang, sedang proses ada 8 anggota lagi,” katanya.
Kedepannya ia berharap APJII Wilayah Kalimantan Barat dapat terus berkolaborasi dengan sesama anggota hingga stakeholder terkait.
“Kita sih berharap kita bisa berkolaborasi dengan sesama anggota, yang kedua dengan stakeholder, yang ketiga pemerintah, dan mungkin asosiasi-asosiasi lain,” pungkasnya.
Penulis: Meriyanti






