Telur Ayam vs Telur Bebek, Mana Lebih Sehat?
Suara Kalbar – Telur merupakan salah satu superfood paling populer karena harganya terjangkau dan kaya akan protein. Namun, saat dihadapkan pada pilihan antara telur ayam dan telur bebek, banyak orang bingung menentukan mana yang lebih bergizi untuk konsumsi harian.
Mengutip dari Healthline, secara fisik, telur bebek memiliki ukuran 1,5 hingga 2 kali lebih besar dengan kuning telur yang lebih pekat. Teksturnya lebih kaya dan lembut karena kandungan lemak serta protein yang lebih tinggi dibandingkan telur ayam yang cenderung memiliki rasa lebih ringan.
Berdasarkan data Departemen Pertanian AS (USDA), dalam 100 gram telur rebus, telur bebek mengandung 223 kkal, sedangkan telur ayam hanya 149 kkal. Kandungan lemak telur bebek juga mencapai 18,5 gram, jauh melampaui telur ayam yang berada di angka 11 gram.
Meski lebih berlemak, telur bebek unggul telak dalam kandungan mikronutrien penting. Salah satunya adalah vitamin B12 yang mencapai 168% AKG (angka kecukupan gizi) dan zat besi sekitar 20% AKG, yang krusial untuk pembentukan darah dan fungsi saraf.
Di sisi lain, telur ayam menjadi primadona bagi mereka yang sedang menjaga berat badan. Telur ayam mengandung kolesterol yang lebih rendah dan struktur proteinnya dinilai lebih mudah dicerna oleh tubuh manusia dibandingkan telur bebek.
Kedua jenis telur ini sama-sama menyediakan vitamin D yang penting untuk imunitas dan kesehatan tulang. Selain itu, kandungan kolin dalam kuning telur keduanya berperan vital bagi perkembangan otak, terutama untuk ibu hamil dan anak-anak.
Namun, konsumen perlu waspada terhadap kadar kolesterol. Telur bebek memiliki kadar kolesterol mencapai 276% DV per 100 gram. Penderita penyakit jantung, diabetes, atau dislipidemia sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya secara rutin.
Aspek keamanan pangan juga perlu diperhatikan, terutama pada telur bebek yang memiliki risiko kontaminasi bakteri Salmonella lebih tinggi. Pastikan memasak telur bebek hingga benar-benar matang sebelum disajikan untuk lansia atau anak-anak.
Jadi, mana yang harus dipilih? Jika Anda membutuhkan tambahan energi, zat besi, dan vitamin B12 untuk aktivitas berat, telur bebek adalah opsinya. Namun, jika prioritas Anda adalah diet seimbang dan kontrol lemak harian, telur ayam tetap menjadi pilihan terbaik.
Sumber: Beritasatu.com






