Rumah Penuh Kenangan Itu Kini Musnah, Alek Chandra di Sadaniang Pasrah
Mempawah (Suara Kalbar) – Sebuah rumah di Dusun Pak Nungkat RT.003/RW.002, Desa Sekabuk, Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah, dilanda kebakaran, Minggu (29/3/2026) dini hari.
Rumah tersebut diketahui milik almarhum Adenan dan saat kejadian dalam kondisi kosong karena tidak ditempati oleh anak-anaknya.
Salah satu anak almarhum, Alek Chandra, menuturkan peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 00.45 WIB.
Saat itu, ia sedang tertidur di rumah sebelah, padahal biasanya ia tidur di rumah yang terbakar tersebut.
“Sekitar pukul 00.45 WIB, abang saya Adi Hartono yang tinggal di rumah belakang tiba-tiba berteriak kebakaran. Saya langsung terbangun,” ujar Alek.
Saat keluar rumah, Alek melihat api sudah mulai membesar dan melahap bangunan rumah orang tuanya. Ia pun langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Warga yang mendengar teriakan tersebut segera berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Namun, proses pemadaman terkendala minimnya sumber air karena kondisi sedang musim kemarau.
Meski demikian, warga tetap berjibaku memadamkan api dan berusaha mencegah agar kobaran tidak merembet ke rumah lain di sekitarnya.
Akibat kejadian tersebut, rumah milik almarhum Adenan tidak dapat diselamatkan dan ludes terbakar hingga rata dengan tanah.
Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sementara kerugian materiil masih belum dapat dipastikan.
Alek Chandra mengungkapkan, rumah yang terbakar memiliki nilai kenangan mendalam bagi keluarganya.
“Di rumah itu kami dibesarkan oleh kedua orang tua kami. Kini semua kenangan itu telah musnah,” ungkapnya dengan penuh haru.
Penulis: Distra
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






