SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Bengkayang Bupati Bengkayang Bersama Forkopimda Turun Langsung Cek SPBU Untuk Pastikan Stok BBM Aman

Bupati Bengkayang Bersama Forkopimda Turun Langsung Cek SPBU Untuk Pastikan Stok BBM Aman

Bupati Bengkayang Bersama Forkopimda Turun Langsung Cek SPBU Untuk Pastikan Stok BBM Aman

Bengkayang (Suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten Bengkayang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat untuk membahas langkah strategis dalam mengatasi persoalan antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) yang belakangan memicu keresahan di tengah masyarakat Kabupaten Bengkayang.

Dalam Rapat yang digelar Kamis (19/3/2026) pukul 15.00 Wiba hingga selesai unsur Forkopimda menyoroti bahwa kondisi antrean BBM yang terjadi saat ini sudah tidak wajar dan perlu segera ditangani secara komprehensif dan fenomena tersebut tidak terlepas dari berbagai faktor, termasuk potensi Panic Buying di masyarakat serta kemungkinan adanya oknum yang memanfaatkan situasi.

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis mengungkapkan Surat Edaran yang dikeluarkan pada Selasa (17/3/2026) ditarik kembali sambil menunggu jika ada surat edaran dari Menteri Dalam Negeri dan pada Kamis (19/3/2026) kemarin Pemkab Bengkayang melaksanakan rapat pembahasan terkait antrian panjang BBM bersama Forkopimda.

“Situasi antrean BBM yang terjadi saat ini tentu ada penyebabnya dan harus kita cari solusinya bersama Forkopimda dan ada usulan dari Forkopimda agar jam operasional SPBU dapat diperpanjang sementara waktu, guna mengurai kepadatan antrean.

Kemudian Sebastianus Darwis juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi dari rekan-rekan Forkopimda serta pihak SPBU, stok dan distribusi BBM di wilayah Bengkayang sejatinya dalam kondisi aman dan lancar. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat untuk mencegah kepanikan yang berlebihan atau Panic Buying BBM.

Kami Pemerintah Daerah juga mendapatkan saran serta masukan agar dapat mengeluarkan press release resmi terkait kondisi stok BBM, sehingga masyarakat mendapatkan kepastian dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang beredar di media sosial.

Tambah Darwis lagi, sebagai upaya bisa menjaga ketertiban dan keamanan di lapangan, Pemkab Bengkayang juga mendapat usulan agar dibentuk posko pengamanan di setiap SPBU. Posko tersebut nantinya akan diisi oleh personel TNI-Polri serta Satpolpp guna mengawasi jalannya distribusi BBM sekaligus mencegah potensi pelanggaran seperti penimbunan maupun penyalahgunaan.

“Sinergitas antar instansi sangat diperlukan dalam situasi ini. Kami siap mendukung penuh langkah-langkah pengamanan dan penegakan hukum demi menjaga situasi tetap kondusif,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, di antaranya pembentukan posko pengamanan di SPBU, rencana koordinasi dengan pihak Pertamina terkait regulasi distribusi BBM hingga tingkat desa, serta pelaksanaan rapat lanjutan guna merumuskan langkah teknis yang lebih konkret.

Dengan adanya langkah cepat dan kolaborasi lintas sektor Forkopimda ini, diharapkan situasi antrean BBM di Kabupaten Bengkayang dapat segera terurai, sehingga masyarakat kembali merasa aman dan nyaman dalam memenuhi kebutuhan energi sehari-hari.

Sementara itu Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Bengkayang turun langsung melakukan pengecekan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Jessy AK Lakeng, Jalan Sebopet, Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang, Kamis (19/1/2026) sore.

Kegiatan ini dilakukan usai rapat koordinasi terkait pembahasan BBM yang dipimpin oleh Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis,SE, MM dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Dandim 1209/Bengkayang Letkol Inf. Aprianda, S.H., M.Sc. serta unsur perangkat daerah lainnya.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan memastikan langsung kondisi stok BBM di lapangan. Berdasarkan hasil pengecekan, ketersediaan BBM di SPBU tersebut tercatat Pertalite masih tersedia sebanyak 13.000 liter, sementara jenis lainnya seperti Biosolar, Pertamax, dan Dexlite untuk sementara dalam kondisi kosong.

Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, dalam kunjungan tersebut menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik menyikapi kondisi tersebut. Ia memastikan bahwa distribusi BBM tetap berjalan dan pasokan akan terus datang secara berkala.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan tidak melakukan panic buying. Stok BBM secara umum tidak mengalami kelangkaan, dan pasokan akan terus disalurkan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengingatkan pengelola SPBU agar mengutamakan pelayanan kepada masyarakat umum serta tidak melayani pembelian menggunakan jeriken. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mencegah potensi penimbunan BBM yang dapat merugikan masyarakat luas.

Dalam rangka menjaga situasi tetap aman dan kondusif, personel Polres Bengkayang juga telah disiagakan untuk melakukan pengamanan di sejumlah SPBU. Pengamanan tersebut dilakukan secara terpadu bersama personel TNI, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP guna memastikan proses distribusi dan antrean BBM berjalan tertib serta tidak terjadi kemacetan di jalan.

Kapolres juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pihak SPBU dalam menjaga stabilitas distribusi energi di wilayah Bengkayang.

Pengecekan langsung ini menjadi bentuk komitmen Forkopimda Kabupaten Bengkayang dalam memastikan ketersediaan BBM tetap aman serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Penulis: Kurnadi

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan