Bawaslu Mempawah Gandeng Tiga Lembaga Perkuat Pengawasan Partisipatif
Mempawah (Suara Kalbar) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mempawah konsisten melaksanakan tugasnya menggandeng masyarakat dalam pengawasan partisipatif.
Salah satu bentuknya adalah menjalin kerja sama strategis dengan tiga elemen masyarakat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bertajuk “Konsolidasi Demokrasi”, Senin (9/3/2026).
Ketiga elemen yang menjadi mitra Bawaslu itu adalah Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Mempawah, Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Mempawah, dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Mempawah.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Mempawah, Jalan G.M.Taufik, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir ini mengusung tema “Sinergi Mewujudkan Demokrasi yang Inklusif, Partisipatif, dan Berkualitas”.
Ketua Bawaslu Mempawah Fero Yudo Maulana menegaskan meski saat ini bukan dalam tahapan pemilu aktif, Bawaslu tetap menjalankan tugas-tugas krusial.
Menurut dia, MoU ini merupakan instruksi dari Bawaslu RI yang diturunkan ke tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
“Di masa non-tahapan ini kami tetap bekerja, seperti pengawasan data kependudukan (Dukcapil) bagi warga yang pensiun dari TNI/Polri atau yang meninggal dunia,” tegas Fero.
Fero menambahkan, komitmen yang dibangun sejak dini ini bertujuan untuk menyambut pesta demokrasi tahun 2029 mendatang.
Untuk itu, Bawaslu Mempawah ingin melibatkan segala unsur elemen masyarakat dalam pengawasan partisipatif.
“Termasuk melibatkan rekan-rekan disabilitas dan SLB adalah bentuk penyetaraan, bahwa dalam demokrasi, siapapun berhak terlibat tanpa perbedaan, berhak dipilih dan memilih, ” ungkap Fero.
Ketua Kwarcab Pramuka Mempawah Darwies Harafat menyambut baik ajakan kolaborasi ini. Menurutnya, Pramuka memiliki struktur organisasi yang kuat hingga ke tingkat paling bawah (SD), sehingga potensial untuk membantu edukasi demokrasi yang bersih.
“Meskipun gambaran detail ke depannya masih perlu didiskusikan lebih lanjut, kami dari Pramuka berkomitmen untuk profesional dan siap dilibatkan. Demokrasi akan semakin baik jika semua elemen memahami tanggung jawab masing-masing,” kata Darwies.
Selain Fero Yudo Maulana dan Darwies Harafat, turut memberikan sambutan adalah Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, Yosep Harry Suyadi.
Acara inti ditutup dengan penandatanganan naskah MoU antara Bawaslu Mempawah dengan para pimpinan mitra terkait, yakni Kwarcab Pramuka Mempawah oleh Darwies Harafat, PPDI Kabupaten Mempawah oleh Kusmayadi selaku ketua, dan SLB Negeri Mempawah Dewi Triyani, selaku kepala sekolah.
Turut hadir, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Mempawah Hanise serta Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Janurius.
Sebagai penutup kegiatan di bulan Ramadan ini, seluruh tamu undangan melaksanakan agenda buka puasa bersama di K@’TAMB Mempawah untuk mempererat tali silaturahmi antarlembaga dan awak media.
Penulis: Prianta
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






