SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Kubu Raya Unik di Tengah Laut, Kelenteng Xuan Wu Zhen Tan Tarik Ribuan Pengunjung Jelang Imlek

Unik di Tengah Laut, Kelenteng Xuan Wu Zhen Tan Tarik Ribuan Pengunjung Jelang Imlek

Kelenteng Tengah Laut (Xuan Wu Zhen Tan) salah satu kelenteng unik di Kabupaten Kubu Raya yang berlokasi ditengah laut dan menjadi objek wisata religi. SUARAKALBAR.CO.ID/Meriy

Kubu Raya (Suara Kalbar) – Menjelang Imlek 2026 masyarakat Tionghoa mulai ramai mengunjungi tempat ibadah, salah satunya Kelenteng Tengah Laut (Xuan Wu Zhen Tan) yang berlokasi di Desa Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Seperti namanya, kelenteng ini berada di tengah laut, perlu waktu sekitar 30 menit menggunakan perahu klotok atau kapal untuk mencapai tempat ini.

Kelenteng ini resmi menjadi salah satu Cagar Budaya yang dilindungi di Kabupaten Kubu Raya pada tahun 2022 sekaligus wisata religi bagi masyarakat.

Saat mencapai lokasi kelenteng, pengujung akan disambut suasana yang tenang dan jauh dari hiruk pikuk ramainya kota, angin laut dan deburan obat memciptakan pengalaman wisata religi yang jauh berbeda dibanding kelenteng lainnya.

Bangunan kelenteng terbuat dari kayu-kayu tua yang dihiasi dengan ornamen ornamen berwarna biru dan merah. Tak hanya itu, didalam kelenteng pengujung akan melihat lukisan-lukisan dewa laut yang tampak antik.

pada bagian atap, pengunjung dapat melihat dua pasang ornamen naga dan burung yang saling berhadapan.

Dikutip dari Disperpusip Kubu Raya, Kelenteng Xuan Wu Zhen Tan ini dibagun tahun 1969 dan merupakan satu-satunya kelenteng mengapung di dunia.

Konon, kelenteng ini dibangun berdasarkan kepercayaan masyarakat untuk menujukan baktinya pada empat dewa laut yang melindungi para nelayan ketika mencari ikan.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Disporapar Kalbar, Rita Hastarita mengatakan bahwa kelenteng ini menjadi salah satu destinasi wisata di Kubu Raya.

“Ini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kepopatan Kuburaya, khususnya di Sungai Kakap. Dan ini merupakan salah satu wisata religi, selain itu juga ada wisata budaya ya jadi dua kombinasi wisata yang bisa dinikmati oleh wisatawan kalau berkunjung ke Pekong Tengah Laut ini,” ujarnya pada Rabu (04/02/2026).

Menurutnya kelenteng ini memiliki potensi wisata yang besar terlebih jelang imlek saat ini.

“Dalam kurun waktu dua mingguan di perayaan Imlek, ini berdasarkan data dari kapal wisata, wisatawan atau pengunjung yang hadir ke Pekong Tengah Laut ini sebanyak dua ribuan wisatawan,” tambahnya.

Rita berharap kedepannya kelenteng ini dapat dijaga kelestariannya serta dapat terus berkembang menjadi wisata religi di Kalbar.

“Ya, tentunya karena sudah ditetapkan sebagai cagar budaya, ini menjadi salah satu prioritas untuk dijaga kelestariannya. Kemudian ini merupakan salah satu Kelenteng yang unik ya, karena berada di tengah laut, di muara Sungai Kakab, kemudian menghadap ke Laut Natuna, kita tentu ingin pontensi wisata ini terus berkembang baik kedepannya,” pungkasnya.

Penulis: Meriyanti

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan