Spyware Predator Disebut Bisa Intip Kamera iPhone Tanpa Indikator
Suara Kalbar – Keamanan iPhone kembali menghadapi tantangan serius. Laporan terbaru mengungkap adanya peningkatan kemampuan spyware predator yang kini disebut bisa mengakses kamera dan mikrofon iPhone secara diam-diam tanpa memunculkan indikator privasi.
Selama ini, pengguna iPhone mengandalkan tanda titik hijau dan oranye di bagian atas layar sebagai indikator apabila kamera atau mikrofon sedang aktif. Fitur ini diperkenalkan Apple sejak iOS 14. Titik hijau menandakan kamera digunakan, sedangkan titik oranye menunjukkan mikrofon aktif.
Dilansir dari Gizchina, Sabtu (21/2/2026), berdasarkan laporan yang dikutip ITHome dan riset dari Jamf Threat Labs, spyware predator kini mampu menonaktifkan indikator tersebut setelah berhasil menembus sistem secara mendalam. Artinya, iPhone tetap terlihat normal meskipun proses perekaman berlangsung di latar belakang.
Metode yang digunakan terbilang canggih dan tersembunyi. Malware ini menyisipkan kode berbahaya ke dalam SpringBoard, sistem yang mengatur antarmuka iPhone, termasuk status bar dan indikator privasi. Saat kamera atau mikrofon aktif, seharusnya sistem memicu lampu indikator. Namun, spyware mencegat sinyal tersebut dan memblokirnya secara diam-diam, sehingga pengguna tidak menyadari apa pun.
Yang lebih mengkhawatirkan, iPhone yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala mencurigakan. Perangkat tidak mengalami panas berlebih, tidak melambat, aplikasi tetap berjalan normal, notifikasi tetap masuk, dan daya tahan baterai pun tidak mengalami perubahan signifikan.
Tidak Menyasar Pengguna Biasa
Meski terdengar mengkhawatirkan, laporan tersebut menegaskan bahwa serangan ini bukan ditujukan untuk pengguna biasa. Teknik ini termasuk kategori post-compromise, artinya peretas harus lebih dahulu mendapatkan kendali penuh atas sistem melalui eksploitasi tingkat lanjut.
Biasanya, spyware seperti predator digunakan untuk menargetkan individu bernilai tinggi seperti jurnalis, pejabat pemerintahan, atau eksekutif perusahaan, bukan masyarakat umum.
Kabar ini memang memunculkan kekhawatiran, mengingat iOS selama ini dikenal sebagai sistem operasi yang memiliki keamanan ketat. Fakta bahwa malware dapat melewati perlindungan indikator privasi menjadi sinyal serius bagi pengembang. Hingga saat ini, belum ada laporan serupa yang menyebutkan celah tersebut terjadi pada perangkat Android.
Untuk pengguna iPhone, tetap disarankan untuk selalu memperbarui sistem operasi ke versi terbaru dan menghindari tautan atau file mencurigakan guna menjaga keamanan data pribadi.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






