Polres Sekadau Bersama Forkopimda Gelar Gerakan Indonesia Asri
Sekadau (Suara Kalbar) – Kepolisian Resor Sekadau bersama Forkopimda Kabupaten Sekadau menggelar kegiatan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik dan Indah) melalui aksi bersih-bersih lingkungan di pusat Kota Sekadau, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan diawali dengan apel bersama di Lapangan E.J. Lantu, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, pukul 07.00 WIB, kemudian dilanjutkan kerja bakti di sejumlah titik, yakni Jalan Merdeka, Jalan Pelajar, Jalan Mawar, dan Jalan Irian.
Petugas gabungan yang terlibat terdiri atas Polri, TNI, Kejari, BPBD, Dinkes, DLH, Satpol PP, Damkar, Dishub, PUPR, PUM Siri Meragun, Forkopincam Sekadau Hilir, Pemdes Sungai Ringin, mahasiswa ITKK Sekadau, serta pelajar SMA. Mereka dibagi menjadi empat regu untuk menyasar area pasar dan ruas jalan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Bupati Sekadau Aron mengatakan kegiatan Jumat Bersih sebenarnya telah rutin dilaksanakan. Namun kali ini, kegiatan tersebut sekaligus menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait Gerakan Indonesia Asri.
“Ini menjadi momentum penting karena seluruh Forkopimda turun langsung bersama masyarakat. Harapannya kegiatan seperti ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi budaya, dimulai dari rumah tangga dengan membuang sampah pada tempatnya,” ujar Aron.
Ia menuturkan, tugas petugas kebersihan bukan memungut sampah yang tercecer, melainkan mengangkut sampah dari tempat penampungan sementara ke tempat pembuangan akhir (TPA). Karena itu, kesadaran masyarakat untuk disiplin membuang sampah dinilai menjadi kunci utama.
Aron menyebut kegiatan tersebut untuk pertama kalinya Forkopimda secara bersama-sama turun melakukan gotong royong membersihkan kawasan pasar dan sejumlah titik lain di Sekadau. Ke depan, pemerintah daerah berencana melanjutkan kegiatan serupa secara bergilir di kecamatan lain yang dinilai membutuhkan perhatian khusus terkait persoalan sampah.
Sementara itu, Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama menyatakan pihaknya mendukung penuh program pemerintah dalam implementasi Gerakan Indonesia Asri.
“Ini wujud peran aktif Polri bersama pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Kita mulai dari lingkungan pasar sebagai pusat aktivitas warga agar gerakan ini menjadi contoh bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, jajaran kepolisian juga telah menerima arahan pimpinan untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan kantor selama 30 menit sebelum jam kerja setiap hari sebagai bentuk pembinaan disiplin dan kepedulian terhadap kebersihan.
Menurut AKBP Andhika, kebersihan harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terkecil, termasuk keluarga dan tempat kerja, sehingga dapat membentuk budaya hidup bersih di masyarakat.
“Kita berkomitmen agar gerakan ini berkelanjutan. Kebersihan bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup masyarakat,” tuturnya.
Penulis: Tim Liputan
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






