Groundbreaking Program Hilirisasi PBI Danantara, Ketua DAD Mempawah: Peluang Emas Generasi Muda
Mempawah (Suara Kalbar) – Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Mempawah Adrianus menyambut gembira peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) bauksit, alumina dan aluminium di Mempawah Kalimantan Barat.
Seperti diberitakan, Pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) secara serentak melaksanakan peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk 6 proyek hilirisasi di berbagai daerah, Jumat (6/2/2026).
Keenam proyek hilirisasi itu tersebar di 13 daerah. Terdiri dari proyek di sektor energi, pertambangan, pertanian, hingga peternakan.
Total nilai investasi yang dikeluarkan untuk seluruh proyek tersebut mencapai sekitar USD 7 miliar atau Rp110 triliun. Seluruh dana sepenuhnya berasal dari Danantara.
Proyek-proyek tersebut digarap oleh sejumlah BUMN. Salah satunya adalah fasilitas pengolahan dan pemurnian bauksit, alumina dan aluminium di Mempawah Kalimantan Barat oleh MIND ID.
Menurut Adrianus, program hilirisasi pemerintah melalui PBI Danantara ini merupakan peluang emas bagi generasi muda yang sedang dan ingin mencari pekerjaan. Untuk itu, ia berharap generasi muda mesti mempersiapkan diri dan manfaatkan peluang yang ada.
“Sekali lagi, groundbreaking hari ini merupakan peluang emas bagi generasi muda khususnya yang ada di kabupaten Mempawah. Ayo segera manfaatkan dan persiapkan diri,” pesan Adrianus di sela-sela menghadiri prosesi groundbreaking tersebut, Jumat (6/2/2026) sore.
Adrianus juga berharap kepada para pimpinan perusahaan agar mengutamakan masyarakat lokal terlebih dahulu dalam proses rekrutmen karyawan.
“Jangan sampai masyarakat lokal hanya dijadikan penonton. Sedangkan tujuan adanya perusahaan ini satu diantaranya adalah untuk mensejahterakan masyarakat lokal,” pungkas Adrianus.
Penulis: Distra
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






