Festival Sahur-Sahur 2026 akan Digelar Lebih Meriah mulai 28 Februari hingga 7 Maret
Mempawah (Suara Kalbar) – Gawe akbar Festival Sahur-Sahur (FSS) ke-23 Tahun 2026 di Kabupaten Mempawah akan kembali digelar pada 28 Februari – 7 Maret yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1447 H.
Kegiatan tahunan berskala provinsi ini diselenggarakan Event Organizer Galaherang Kreasindo yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Mempawah.
Sebagai bentuk persiapan untuk menyukseskan kegiatan tersebut, Panitia Festival Sahur-Sahur melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi di ruang kerjanya, Senin (23/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Ketua Galaherang Kreasindo Mas Yusmidi memastikan Festival Sahur-Sahur ke-23 Tahun 2026 yang bertajuk “Kebersamaan Perekat Persatuan Bangsa” akan dilaksanakan lebih meriah.
“Pada Festival Sahur-Sahur di Tahun 2026 ini, panitia menargetkan ada 100 tim peserta se-Kalbar. Terdiri dari 50 tim kategori pemula, dan 50 tim kategori dewasa,” ungkapnya.
Untuk lokasi Festival Sahur-Sahur, disebut Mas Yusmidi, akan dipusatkan di Komplek Stadion Opu Daeng Manambon, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, dan dimeriahkan stan-stan UMKM dengan tajuk Ramadhan Fair 2026.
Acara pembukaan Festival Sahur-Sahur 2026 dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Dikporapar Jalan Raden Kusno Mempawah pada Sabtu 28 Februari malam. Dijadwalkan akan dihadiri Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Bupati Mempawah Erlina serta pejabat Kementerian Pariwisata RI.
“Nantinya usai seremonial pembukaan, seluruh peserta Festival Sahur-Sahur 2026 akan dilepas untuk berkeliling Kota Mempawah,” jelas Mas Yusmidi.
Di momen audiensi, Mas Yusmidi selanjutnya juga melaporkan bahwa tahapan persiapan yang dilakukan panitia sudah mencapai 90 persen dan jumlah peserta yang mendaftarkan diri berjumlah 60 tim.
Ia menyakini jumlah peserta akan terus bertambah dan diharapkan hingga akhir penutupan pendaftaran pada 25 Februari nanti kuota 100 tim akan tercapai.
Sementara itu, Wabup Mempawah Juli Suryadi Burdadi mengatakan Festival Sahur-Sahur ke-23 ini merupakan agenda tahunan yang telah menjadi bagian dari masyarakat Kabupaten Mempawah, bahkan Kalimantan Barat, sehingga ia berharap dapat berjalan lancar dan sukses.
“Terlebih Festival Sahur-Sahur Kabupaten Mempawah telah ditetapkan sebagai Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 sehingga pelaksanaan tahun ini harus lebih meriah, seru dan berkualitas,” ungkap dia.
Pemerintah Kabupaten Mempawah, tegas Wabup Juli, akan terus memberikan dukungan agar Festival Sahur-Sahur yang merupakan salah satu upaya pelestarian budaya dapat terus eksis di tengah kehidupan masyarakat.
“Kami harapkan dengan kolaborasi bersama, Festival Sahur-Sahur ke-23 tahun 2026 ini dapat terlaksana dengan penuh kemeriahan dan memberikan hiburan bagi masyarakat,” imbuhnya.
Wabup Juli selanjutnya mengingatkan agar panitia pelaksana Festival Sahur-Sahur melakukan persiapan yang matang, terutama memperhatikan sisi keamanan, ketertiban dan kebersihan selama gawe akbar tersebut berlangsung.
Penulis: Distra
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






