SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Teknologi Apple Music Dapat Penyegaran di iOS 26.4 Beta, dari Desain Baru hingga Playlist AI

Apple Music Dapat Penyegaran di iOS 26.4 Beta, dari Desain Baru hingga Playlist AI

Ilustrasi Apple Music. (Dok Apple/Istimewa)

Suara Kalbar – Apple Music kembali mendapat sejumlah pembaruan penting melalui pengujian beta iOS 26.4. Meski fitur besar yang paling ditunggu, pengalaman Siri yang diperbarui belum dirilis, Apple tetap membawa banyak peningkatan kecil yang berfokus pada kenyamanan pengguna.

Pengujian beta iOS 26.4 membawa perubahan tampilan album dan playlist, pengaturan profil yang lebih ringkas, hingga fitur baru berbasis artificial intelligence (AI) pada Apple Music.

Pembaruan ini melanjutkan perbaikan yang sebelumnya hadir di iOS 26, sekaligus memperlihatkan arah Apple yang terus menyederhanakan pengalaman mendengarkan musik.

Selain perubahan visual, Apple juga menguji fitur playlist AI dan integrasi yang lebih luas dengan layanan musik lain, sehingga Apple Music terasa lebih personal dan mudah diakses.

Desain Baru Apple Music di iOS 26.4

Dikutip dari laman BGR, Rabu (18/2/2026), salah satu perubahan paling mencolok di versi beta iOS 26.4 adalah tampilan visual baru pada halaman album dan playlist. Apple kembali menghadirkan konsep lama yang sempat dihapus, yakni latar belakang warna yang menyesuaikan dengan sampul album atau daftar putar.

Jika sebelumnya karya seni album tampil terpisah dari daftar lagu, kini warna dominan dari artwork akan menyatu secara halus ke latar belakang halaman. Efek ini membuat tampilan terasa lebih bersih, modern, dan unik untuk setiap album atau playlist.

Pada album atau playlist yang menggunakan artwork animasi, pengguna juga akan melihat kombinasi animasi sampul dan latar belakang berwarna yang bergerak mengikuti desain visual.

Ikon bergaya liquid glass pun ikut berubah warna menyesuaikan tampilan, menciptakan kesan antarmuka yang lebih hidup. Perubahan ini memang bersifat kosmetik, tetapi banyak pengguna menilai pengalaman menjelajah album terasa lebih imersif dan tidak monoton dibanding tampilan lama yang didominasi latar hitam atau putih.

Update Profil dan Pengaturan yang Lebih Praktis

Apple juga memperbarui tampilan profil pengguna di Apple Music. Saat mengetuk foto profil, kini muncul halaman baru yang lebih ringkas dan memudahkan akses ke berbagai pengaturan tanpa harus masuk ke menu settings iOS.

Melalui tampilan baru ini, pengguna dapat:

  • Mengakses Profil Musik dengan lebih cepat.
  • Melihat detail langganan Apple Music.
  • Mentransfer musik dari layanan lain ke Apple Music.
  • Menukarkan kode langganan atau mengirim hadiah.
  • Mengatur opsi keluarga dan preferensi musik.

Untuk proses transfer musik, Apple saat ini mendukung beberapa layanan streaming populer, seperti Amazon Music, Deezer, Spotify, Tidal, dan YouTube. Dengan demikian, pengguna yang berpindah platform tidak perlu lagi memindahkan koleksi lagu secara manual.

Fitur Konser Mendatang di Apple Music

Selain pembaruan UI, Apple juga mulai menguji fitur yang memungkinkan pengguna menemukan konser artis favorit secara langsung dari dalam aplikasi. Pengguna dapat melihat jadwal konser dengan dua cara, yakni masuk ke halaman artis untuk melihat penampilan mendatang atau mengatur lokasi di tab beranda untuk menemukan konser terdekat.

Tab favorit akan menampilkan artis yang sudah disematkan beserta informasi kapan mereka tampil di sekitar pengguna. Apple Music juga menyoroti konser yang berlangsung pada minggu tersebut sebagai rekomendasi cepat.

Jika pengguna mengetuk detail konser, mereka akan diarahkan ke halaman promotor untuk membeli tiket. Hingga saat ini belum ada kepastian apakah Apple akan menyediakan sistem pembelian tiket langsung di dalam aplikasi, tetapi integrasi ini menjadi langkah besar untuk menjadikan Apple Music sebagai pusat pengalaman musik yang lebih lengkap.

Meski menjadi hal baru bagi pengguna Apple Music, konsep seperti ini sebenarnya bukan sesuatu yang benar-benar baru di dunia streaming musik. Sebelum Apple menghadirkannya, layanan lain seperti Spotify sudah lebih dahulu mengembangkan ekosistem live event yang terintegrasi langsung dengan pengalaman mendengarkan musik.

Hal ini membuat banyak pengguna menilai bahwa Apple Music kini mulai mengejar fitur yang sebelumnya telah menjadi kekuatan kompetitor. Melalui fitur, seperti concerts near you dan live events, pengguna dapat melihat jadwal pertunjukan berdasarkan artis yang sering mereka dengarkan.

Sistem rekomendasi konser di Spotify bekerja dengan membaca kebiasaan mendengarkan musik pengguna, lalu menampilkan event yang relevan di sekitar lokasi mereka.

Selain itu, Spotify juga menghadirkan playlist khusus konser yang diperbarui secara rutin, sehingga pengguna bukan hanya mengetahui jadwal konser, tetapi juga bisa mengeksplorasi artis yang sedang tur di wilayah mereka.

Pendekatan ini membuat Spotify terasa lebih agresif dalam discovery konser, karena tujuan utamanya bukan sekadar menampilkan jadwal, tetapi juga mendorong pengguna menemukan pengalaman musik langsung yang baru.

Playlist AI dan Integrasi dengan ChatGPT

Pembaruan yang paling menarik datang dari sisi kecerdasan buatan. Apple sedang menguji fitur playlist playground AI, yang memungkinkan pengguna membuat daftar putar berdasarkan instruksi atau suasana musik tertentu.

Fitur ini berbeda dari integrasi dengan ChatGPT yang sebelumnya diumumkan. Integrasi tersebut memungkinkan pengguna menghubungkan akun streaming musik dan meminta AI membuat playlist berdasarkan preferensi umum. Namun, ChatGPT tidak memiliki akses langsung ke riwayat pendengaran pengguna.

Daftar putar yang dibuat hanya dapat ditambahkan ke perpustakaan secara manual. Sementara itu, playlist playground AI yang dikembangkan Apple memiliki keunggulan karena bekerja langsung di dalam layanan.

Artinya, sistem dapat memahami kebiasaan mendengarkan pengguna berdasarkan jumlah pemutaran, lagu favorit, serta playlist yang sering diputar ulang. Untuk saat ini, fitur AI tersebut masih eksklusif bagi pengguna di Amerika Serikat.

Belum diketahui apakah Apple akan memperluasnya ke semua wilayah yang mendukung Apple Intelligence selama masa pengujian beta.

Perubahan Kecil yang Berdampak Besar

Selain fitur utama, Apple juga menambahkan sakelar cepat untuk pembuatan playlist di sudut kanan atas aplikasi. Langkah kecil ini membuat proses membuat daftar putar terasa lebih cepat dibanding versi sebelumnya.

Secara keseluruhan, pembaruan di iOS 26.4 menunjukkan pendekatan Apple yang lebih fokus pada penyederhanaan pengalaman. Alih-alih membawa perubahan drastis, Apple memilih menghadirkan banyak peningkatan kecil yang membuat penggunaan sehari-hari terasa lebih lancar dan intuitif.

Cara Mencoba Apple Music Versi Baru di iOS 26.4 Beta

Bagi pengguna yang ingin mencoba tampilan baru Apple Music lebih awal, fitur ini tersedia melalui program beta publik Apple. Sebelum menginstal versi beta, pengguna disarankan mencadangkan perangkat terlebih dahulu. Langkahnya sebagai berikut ini:

  1. Kunjungi beta.apple.com dan daftar menggunakan Apple ID.
  2. Buka settings di iPhone.
  3. Pilih general.
  4. Masuk ke pembaruan perangkat lunak.
  5. Pilih iOS 26.4 Public Beta.
  6. Unduh dan instal pembaruan.

Setelah proses selesai, pengguna dapat langsung melihat perubahan desain saat membuka album atau playlist favorit di Apple Music.

Melalui iOS 26.4, Apple Music mendapatkan pembaruan yang tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga membuat aplikasi terasa lebih personal dan praktis.

Mulai dari desain album yang lebih imersif, pengaturan profil yang mudah diakses, fitur pencarian konser, hingga playlist berbasis AI, semua perubahan ini mengarah pada satu tujuan, yaitu membuat pengalaman streaming musik di Apple Music menjadi lebih sederhana tetapi tetap cerdas.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan