Ahli Gizi Ingatkan Bahaya Karbohidrat Berlebih Saat Sahur
Suara Kalbar – Ahli gizi Dr Rita Ramayulis mengingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi karbohidrat berlebihan saat sahur, karena dapat memicu kerja pankreas dan ginjal semakin berat hingga menyebabkaan penumpukan lemak tubuh.
“Karbohidrat akan diubah menjadi glukosa. Kalau glukosa dalam darah tinggi, tubuh memproduksi insulin lebih banyak. Insulin ini diproduksi oleh pankreas,” ujar Dr Rita, dilansir dari Antara, Sabtu (21/2/2026).
Dosen kesehatan masyarakat di Universitas Faletehan Serang itu menjelaskan, anggapan mengonsumsi karbohidrat contohnya nasi putih dalam jumlah besar saat sahur membuat tubuh lebih kuat justru keliru. Asupan karbohidrat berlebih dapat meningkatkan produksi hormon insulin secara berlebihan.
Lonjakan insulin yang tinggi mendorong lebih banyak glukosa masuk ke dalam sel, sehingga menjadi cikal bakal penumpukan kalori dalam bentuk lemak tubuh. Selain itu, kadar gula darah yang tinggi juga berdampak pada kerja ginjal. Ginjal harus menyaring darah dengan glukosa tinggi, sehingga beban filtrasi bertambah.
“Semakin tinggi dan kental darah dengan glukosa, maka semakin berat beban ginjal melakukan filtrasi,” tegasnya.
Selain membebani kerja pankreas, konsumsi karbohidrat terlalu banyak saat sahur juga dapat menimbulkan rasa lelah dan mengantuk setelah makan. Hal ini disebabkan karena tubuh harus bekerja lebih keras dalam proses metabolisme, ditambah adanya fluktuasi kadar gula darah.
“Yang diutamakan sayur dan protein rendah lemak. Karbohidrat secukupnya saja ya,” pungkas Dr Rita.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






