Tanpa Tiket Masuk, Danau Sebedang Tetap Dipadati Pengunjung di Libur Akhir Tahun
Sambas (Suara Kalbar) – Danau Sebedang di Kecamatan Sebawi tetap menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Meski jumlah kunjungan tercatat mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, suasana di kawasan wisata tersebut tetap terlihat ramai oleh pengunjung.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Paggong Sebedang, Ardy Sanjaya, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat masih cukup tinggi selama libur Nataru. Namun, jika dibandingkan tahun lalu, terjadi penurunan jumlah pengunjung yang cukup terasa.
“Alhamdulillah, Danau Sebedang masih ramai dikunjungi saat libur Nataru. Tapi secara kasat mata memang terlihat menurun. Tahun ini hanya ada satu titik kemacetan dan arus kendaraan yang masuk juga berkurang dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Ardy pada Kamis (8/1/2026).
Menurut Ardy, selama libur Nataru 2026, Danau Sebedang tidak memberlakukan tiket masuk karena tidak ada agenda kegiatan atau event khusus. Oleh karena itu, jumlah pengunjung hanya dapat diperkirakan dari kondisi lalu lintas dan aktivitas di sekitar kawasan wisata.
Ia menjelaskan, pola kunjungan tahun ini lebih didominasi oleh wisatawan yang singgah untuk makan sebelum melanjutkan perjalanan. Pada pagi hari, sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB, banyak pengunjung berhenti untuk berkuliner sebelum melanjutkan perjalanan ke Singkawang atau Pontianak. Sementara pada sore hingga malam hari, sekitar pukul 17.00 hingga 19.00 WIB, giliran wisatawan dari arah Singkawang dan Pontianak yang singgah sebelum masuk ke Kota Sambas.
Selain itu, faktor cuaca turut memengaruhi jumlah kunjungan. Beberapa hari selama libur Nataru, hujan mengguyur kawasan Danau Sebedang. Ia menilai, pada tahun ini pengunjung cenderung memilih aktivitas kuliner bersama keluarga dibandingkan menikmati fasilitas wisata yang tersedia.
“Tahun ini pengunjung lebih banyak datang untuk makan bersama keluarga. Tidak seperti tahun lalu yang lebih banyak berlibur dan bermain di kawasan danau,” jelasnya.
Berdasarkan data perkiraan yang dihimpun dari jumlah kendaraan dan tingkat kunjungan ke rumah makan serta kafe di sekitar Danau Sebedang, seperti Key’s Cafe, Villa Amour, Pondok Kitte, dan Kampong Laok, jumlah pengunjung pada Kamis 25 Desember 2025 mencapai sekitar 2.000 orang. Pada Jumat 26 Desember 2025, jumlahnya menurun menjadi sekitar 1.000 pengunjung seiring dimulainya hari kerja.
Memasuki Sabtu 27 Desember 2025, jumlah kunjungan kembali meningkat hingga sekitar 2.500 orang, lalu pada Minggu 28 Desember 2025 tercatat sekitar 2.000 pengunjung. Selama hari kerja, yakni Senin 29, Selasa 30, dan Rabu 31 Desember 2025, kunjungan relatif normal di kisaran 300 hingga 500 orang per hari.
Lonjakan kembali terjadi pada Kamis 1 Januari 2026 dengan jumlah pengunjung sekitar 2.500 orang. Selanjutnya, pada Jumat 2 Januari 2026 tercatat sekitar 1.500 pengunjung, Sabtu 3 Januari 2026 meningkat menjadi sekitar 3.000 orang, dan Minggu 4 Januari 2026 sekitar 2.000 pengunjung. Berdasarkan data tersebut, Ia menyimpulkan bahwa kunjungan wisatawan selama libur Nataru tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, terutama pada hari Minggu.
“Tahun lalu, jumlah pengunjung bisa mencapai lebih dari 10 ribu orang. Saat itu, kemacetan terjadi di tiga titik masuk, terutama di simpang tiga pintu gerbang. Jika kondisi seperti itu terjadi, kami perkirakan pengunjung bisa mencapai empat ribu orang dalam sehari,” katanya.
Meski demikian, Ia bersyukur karena selama libur Nataru situasi di Danau Sebedang berlangsung aman dan kondusif. Namun, ia menyayangkan pihak Pokdarwis tidak dilibatkan dalam rapat koordinasi bersama instansi terkait sebelum menghadapi libur Nataru.
Ia menambahkan, jika dilibatkan sejak awal, Pokdarwis dapat menyampaikan evaluasi dan berbagai kekurangan dari tahun-tahun sebelumnya agar dapat dilakukan perbaikan ke depan, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Sambas.
“Seharusnya kami sebagai Pokdarwis dilibatkan dalam rapat koordinasi. Ini penting sebagai bagian dari persiapan dan bentuk perhatian kepada kami sebagai pengelola destinasi wisata. Kami berharap ke depan, Pokdarwis di Kabupaten Sambas dapat dilibatkan dalam rapat koordinasi persiapan libur Nataru oleh dinas atau instansi terkait,” pungkasnya.
Penulis: Serawati
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






