SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Bengkayang Pemkab Bengkayang Pastikan Pembangunan SPAM Berfungsi Optimal

Pemkab Bengkayang Pastikan Pembangunan SPAM Berfungsi Optimal

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bengkayang Martin Pones/ ANT

Bengkayang (Suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten Bengkayang memastikan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kecamatan Lembah Bawang berfungsi optimal dengan memberikan layanan air bersih secara berkelanjutan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkayang Martin Pones saat mengunjungi SPAM itu, mengatakan kehadiran pemerintah daerah di lapangan bertujuan memastikan seluruh infrastruktur SPAM beroperasi sesuai perencanaan serta mampu mengalirkan air bersih hingga sambungan rumah warga.

“Pemkab Bengkayang ingin memastikan pembangunan SPAM ini tidak hanya selesai secara fisik tetapi benar-benar berfungsi optimal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya di Bengkayang, Minggu.

Ia mengakui dalam proses pembangunan sempat ditemukan kendala teknis pada jalur distribusi air dari bronkup (intake) menuju reservoar akibat kondisi medan berbukit dan adanya sumbatan material di dalam pipa, sehingga memengaruhi kelancaran aliran air.

Dia menjelaskan kendala tersebut telah ditangani melalui pembersihan jalur pipa serta penyesuaian teknis guna menghilangkan udara terjebak di dalam pipa (air lock), sehingga suplai air kembali berjalan normal.

“Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan kondisi reservoar sudah terisi dengan baik. Selanjutnya kami memastikan tekanan air mencukupi agar dapat menjangkau seluruh sambungan rumah,” ujarnya.

Pembangunan SPAM di wilayah tersebut telah melayani total 705 sambungan rumah yang tersebar di tiga desa, yakni Desa Papan Uduk 249 sambungan rumah, Desa Sakataru 220 sambungan rumah, dan Desa Godang Damar 236 sambungan rumah.

Kepala Desa Papan Uduk Samuel mengatakan pemerintah desa terus berkoordinasi dan melakukan pengawasan sejak awal pembangunan SPAM untuk memastikan proyek berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami ikut mengawal dari awal dan berkoordinasi dengan Dinas PUPR serta kontraktor. Tujuannya agar air bersih benar-benar sampai ke rumah warga,” kata dia.

Ia juga mengapresiasi langkah Pemkab Bengkayang yang turun langsung ke lapangan untuk memastikan fungsi SPAM berjalan optimal serta responsif terhadap kendala yang muncul.

“Kehadiran pemerintah daerah memberi keyakinan kepada masyarakat bahwa proyek ini diawasi dengan serius dan ditujukan untuk kepentingan warga,” ujarnya.

Sumber: ANTARA

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan