Pangdam XII/Tpr: Bintara TNI AD jadi Penopang Profesionalisme Satuan
Singkawang (Suara Kalbar) – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Jamallulael menegaskan peran strategis bintara TNI Angkatan Darat sebagai tulang punggung dalam menopang satuan dan menjaga profesionalisme, disiplin, dan efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan.
“Bintara memiliki posisi kunci sebagai penghubung antara pimpinan dan prajurit di lapangan, sekaligus penggerak utama dalam pembinaan moral, disiplin, dan soliditas satuan,” kata Pangdam di Singkawang, Kalimantan Barat, Rabu.
Hal itu disampaikan Pangdam saat menutup Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2025 dan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Sapta Marga Rindam XII/Tanjungpura, Singkawang.
Pangdam mengatakan setiap bintara dituntut memiliki integritas, kepemimpinan, serta mentalitas yang berlandaskan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.
Jamallulael juga menekankan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan menandai perubahan fundamental status dan tanggung jawab, baik dari warga sipil menjadi prajurit TNI AD maupun dari golongan tamtama ke bintara.
Ia menambahkan pendidikan bintara dirancang untuk menjawab kebutuhan organisasi TNI AD dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks, termasuk penguasaan taktik, teknik penggunaan alat utama sistem persenjataan (alutsista), serta kemampuan adaptasi terhadap perubahan lingkungan strategis.
“Prajurit yang dihasilkan harus profesional, tanggap, tanggon, dan trengginas, sesuai dengan Tri Pola Dasar Pendidikan TNI AD,” ujarnya.
Pangdam juga mengingatkan para bintara baru agar terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme melalui pembelajaran dan latihan berkelanjutan, serta menjunjung tinggi jati diri TNI sebagai tentara pejuang, tentara rakyat, dan tentara nasional.
Jamallulael menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para prajurit dalam menyelesaikan pendidikan dan berharap mereka mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dikmaba Infanteri dan Diktukba TNI AD ini diikuti 373 prajurit, terdiri atas 185 lulusan Dikmaba Infanteri tahun 2025 dan 188 lulusan Diktukba tahun 2026. Mereka resmi menyandang pangkat sersan dua setelah menuntaskan seluruh tahapan pendidikan.
Sumber: ANTARA
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






