SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Kubu Raya Musrenbang Sungai Ambawang, Bupati Sujiwo Tegaskan Fokus Infrastruktur

Musrenbang Sungai Ambawang, Bupati Sujiwo Tegaskan Fokus Infrastruktur

Bupati Kubu Raya Sujiwo, Menghadiri Acara Musrenbang di Kantor Camat Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya. Selasa (27/01/2026). SUARAKALBAR.CO.ID/Ain

Kubu Raya (Suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya masih menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai agenda utama dalam perencanaan pembangunan tahun mendatang. Fokus tersebut dinilai selaras dengan kebutuhan mayoritas warga.

Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyampaikan hal itu saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sungai Ambawang di Kantor Camat Sungai Ambawang, Selasa (27/1/2026).

Sujiwo menyebutkan, aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui Musrenbang menunjukkan bahwa persoalan infrastruktur masih mendominasi harapan warga. Sekitar 53 persen masyarakat Kabupaten Kubu Raya menginginkan percepatan penyelesaian pembangunan infrastruktur dasar.

“Kalau Musrenbang, kita masih tetap fokus pada infrastruktur, karena memang 53 persen masyarakat Kabupaten Kubu Raya menginginkan persoalan infrastruktur ini segera dituntaskan,” tegas Sujiwo.

Meski demikian, ia menekankan bahwa sektor lain seperti kesehatan, pendidikan, pertanian, perikanan, dan sektor strategis lainnya tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.

Pada sektor kesehatan, Sujiwo menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran untuk Universal Health Coverage (UHC). Ia secara tegas meminta seluruh rumah sakit dan puskesmas agar tidak mengabaikan hak dasar masyarakat, khususnya masyarakat miskin, hanya karena persoalan administrasi.

“Saya tegaskan kepada rumah sakit dan puskesmas, kalau berkaitan dengan hak dasar pelayanan kesehatan rakyat, terutama rakyat miskin, jangan pernah diabaikan. Soal administrasi, terdaftar BPJS atau tunggakan, itu nomor sekian. Yang paling penting selamatkan dulu nyawa rakyat,” tegasnya.

Sujiwo juga menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab secara pribadi maupun sebagai kepala daerah apabila terjadi kasus masyarakat miskin yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik.

“Kalau sampai ada rakyat miskin meregang nyawa karena tidak tertangani, saya yang paling berdosa. Saya tegaskan, saya akan bertanggung jawab penuh sebagai Bupati,” ujarnya.

Selain sektor kesehatan, Sujiwo menyoroti kondisi sektor pendidikan. Ia mengungkapkan bahwa sekitar 60 persen bangunan SD dan SMP di Kabupaten Kubu Raya mengalami kerusakan, sehingga mulai tahun depan pemerintah daerah akan memikirkan langkah penanganan dan perbaikannya secara bertahap.

Namun demikian, untuk tahun mendatang, Sujiwo menegaskan bahwa infrastruktur tetap menjadi prioritas utama, meliputi pembangunan jalan lingkungan, jalan poros kecamatan, jalan poros kabupaten, jembatan, irigasi, bangunan, hingga penyediaan air bersih.

“Termasuk air bersih, terutama di wilayah hinterland Kota Pontianak. Kita sudah memaksimalkan upaya penyediaan air bersih untuk masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Ain Rahmi

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan