SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Otomotif BYD Siapkan Investasi Rp 220 Triliun untuk Teknologi Mobil Otonom

BYD Siapkan Investasi Rp 220 Triliun untuk Teknologi Mobil Otonom

BYD Seal 06 GT Intelligent Driving Edition dengan “God’s Eye” C. (BYD)

Suara Kalbar – Produsen  mobil listrik asal China, BYD, terus memperkuat pengembangan teknologi kendaraan pintar atau otonom. Perusahaan ini membentuk tim khusus berisi lebih dari 5.000 tenaga ahli untuk mengembangkan teknologi advanced driver assistance system (ADAS) dan berencana menginvestasikan lebih dari 100 miliar yuan atau setara US$14,3 miliar untuk teknologi berkendara cerdas di masa depan.

Dilansir dari  Car News China, Minggu (4/1/2026), BYD mengungkapkan investasi besar tersebut difokuskan pada pengembangan sistem bantuan mengemudi lanjutan, kecerdasan buatan (AI), serta integrasi kendaraan dengan ekosistem digital.

Salah satu teknologi andalan BYD adalah sistem ADAS bernama “God’s Eye”. Sistem ini menggunakan kombinasi 12 kamera, lima radar gelombang milimeter, dan 12 radar ultrasonik untuk mendukung fitur keselamatan dan bantuan berkendara.

Pada Juli 2025, BYD mengumumkan kemampuan parkir otonom Level 4 (L4) untuk sistem God’s Eye dan menyatakan siap menanggung penuh tanggung jawab atas kerugian yang terjadi di China akibat penggunaan fitur tersebut.

Hingga Desember 2025, jumlah kendaraan yang telah dilengkapi sistem God’s Eye melampaui 2,5 juta unit, menjadikannya basis data kendaraan terbesar di China. Sistem bantuan mengemudi BYD saat ini menghasilkan lebih dari 150 juta kilometer data berkendara setiap hari, yang digunakan untuk meningkatkan akurasi dan keamanan sistem.

Dalam pengembangan teknologinya, BYD mengadopsi pendekatan AI intelligent agent + world model, yaitu melatih sistem menggunakan skenario virtual untuk menghadapi kondisi langka dan situasi ekstrem di jalan. Metode ini dinilai mampu meningkatkan kemampuan sistem dalam mengambil keputusan secara lebih akurat.

BYD juga menegaskan, bantuan mengemudi dan kokpit pintar merupakan inti dari kecerdasan otomotif.

Mobil tidak lagi sekadar alat transportasi, melainkan entitas cerdas dalam ekosistem internet of things (IoT).

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan