SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Sambas Keluarkan Imbauan Untuk Nelayan

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Sambas Keluarkan Imbauan Untuk Nelayan

Ilustrasi Bencana Hidrometeorologi. [HO-Suara.com]

Sambas (Suara Kalbar) – Ancaman gelombang laut tinggi mecapai 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan Kalimantan Barat mendorong Pemerintah Kabupaten Sambas meningkatkan kewaspadaan dengan mengeluarkan imbauan kesiapsiagaan bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan.

Merespons peringatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengambil langkah antisipatif dengan menerbitkan surat imbauan Bupati Sambas mengenai kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Kepala BPBD Kabupaten Sambas, Alwindo, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat, khususnya nelayan yang beraktivitas di laut sebagai mata pencaharian utama.

“Pemerintah daerah telah mengeluarkan surat imbauan Bupati Sambas terkait antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Sambas,” kata Alwindo, Jumat (2/1/2026).

Menurutnya, dalam surat imbauan tersebut, nelayan dan masyarakat pesisir diminta untuk lebih meningkatkan kewaspadaan saat melaut, mengingat potensi gelombang tinggi yang dapat mengancam keselamatan.

“Kami mengingatkan para nelayan agar berhati-hati dan selalu waspada saat melaksanakan aktivitas di laut, terutama di daerah yang berpotensi terjadi gelombang tinggi,” ujarnya.

Selain mengeluarkan imbauan resmi, Pemerintah Kabupaten Sambas juga melakukan berbagai upaya mitigasi, seperti sosialisasi kebencanaan, pemantauan intensif kondisi cuaca dan tinggi muka air laut, serta menjalin koordinasi secara berkelanjutan dengan BMKG.

“BPBD Sambas terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau perkembangan cuaca dan iklim sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi,” tutupnya.

Penulis: Serawati

Komentar
Bagikan:

Iklan