SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Dunia Trump Ingin Perkuat Kemitraan Strategis AS–Indonesia

Trump Ingin Perkuat Kemitraan Strategis AS–Indonesia

Presiden RI Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Presiden Trump pada saat sesi foto Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Sharm el-Sheikh untuk Perdamaian di Gaza, Palestina, di Kota Sharm el-Sheikh, Mesir, Senin, 13 Oktober 2025. (Istimewa)

Suara Kalbar – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan Indonesia. Dalam pertemuan di Gedung Putih, Trump secara khusus mengungkapkan bahwa dirinya memiliki hubungan persahabatan yang sangat dekat dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Pernyataan hangat tersebut disampaikan Trump saat menerima surat kepercayaan Duta Besar (Dubes) RI untuk Amerika Serikat, Indroyono Soesilo, di Oval Office, Washington DC., pada Selasa (16/12/2025).

“Ia juga menyampaikan bahwa dirinya memiliki hubungan persahabatan yang sangat baik dengan Presiden Prabowo Subianto,” demikian bunyi keterangan resmi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington yang diterima di Jakarta, Sabtu (20/12/2025).

Selain membahas hubungan personal, Trump juga mengungkapkan kekagumannya terhadap posisi Indonesia sebagai negara besar. Ia menyoroti jumlah penduduk Indonesia yang mencapai lebih dari 285 juta jiwa sebagai potensi luar biasa.

Trump berharap kemitraan strategis komprehensif yang telah terjalin antara Indonesia dan Amerika Serikat dapat terus ditingkatkan di masa depan.

Merespons sambutan hangat tersebut, Dubes Indroyono menyampaikan salam hormat dari Presiden Prabowo dan menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mengembangkan hubungan positif dengan pemerintahan AS.

Hubungan diplomatik kedua negara yang kini memasuki usia ke-76 tahun akan diwarnai sejumlah agenda besar. Pada tahun 2026, Amerika Serikat dijadwalkan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20, di mana Indonesia memegang peran penting sebagai salah satu ekonomi terbesar dunia.

Momentum istimewa lainnya akan terjadi pada 4 Juli 2026. Saat AS merayakan 250 tahun kemerdekaannya, kapal latih kebanggaan TNI Angkatan Laut, KRI Bima Suci, dijadwalkan hadir memeriahkan parade kapal layar bertiang tinggi (tall ships) di Pelabuhan New York.

Kedekatan antara Trump dan Prabowo bukan hal baru. Pada tahun 2025 ini saja, kedua pemimpin tercatat telah bertemu dua kali dalam momen krusial, di New York pada 23 September 2025, Pertemuan bilateral di sela-sela Multilateral Meeting on the Middle East di Ruang Konsultasi Dewan Keamanan PBB.

Kemudian di Mesir pada 13 Oktober 2025, saat pertemuan di International Congress Centre, Sharm El-Sheikh, dalam rangka penandatanganan perjanjian damai terkait konflik Gaza. Rentetan pertemuan ini menegaskan posisi strategis Indonesia di mata Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan